Berita Kediri

Pengerjaan Oprit Jembatan Brawijaya Kota Kediri Dikebut Siang-Malam, Ini Pengalihan Arus Lalin

Pengerjaan oprit Jembatan Brawijaya Kota Kediri ini untuk menimbun jalan dengan tanah uruk yang kemudian dipadatkan.

Pengerjaan Oprit Jembatan Brawijaya Kota Kediri Dikebut Siang-Malam, Ini Pengalihan Arus Lalin
surya/didik mashudi
Alat berat membongkar jalan di sisi timur pintu masuk Jembatan Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (12/9/2018). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Pengerjaan oprit sisi timur Jembatan Brawijaya, Kota Kediri, mulai dikerjakan. Pembangunan oprit ini dilakukan dengan menutup total arus lalulintas yang melitas di pertigaan oprit timur Jembatan Brawijaya, Rabu (12/9/2018).

Titik oprit ini berada di pertigaan bertemunya ujung Jl Brawijaya, Jl Yos Sudarso dan Jl Mayjen Sungkono. Arus lalulintas yang melewati ketiga jalan ini telah dialihkan.

Petugas Satlantas dan Dinas Perhubungan Kota Kediri telah dikerahkan untuk menjaga sejumlah titik lokasi pengalihan arus.

Sesuai rencana pengerjaan oprit di ujung timur Jembatan Brawijaya berlangsung tiga hari hingga Jumat (14/9/2018). Untuk mempercepat pengerjaan pembangunan dikebut siang dan malam.

Oprit ini untuk menimbun jalan dengan tanah uruk yang kemudian dipadatkan. Selain itu juga disesuaikan dengan kondisi akses jalan di sekitarnya.

Kasi Pembangunan dan Rehabilitasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Kediri, Sunarto, menjelaskan pembangunan oprit hanya menguruk dan menggali sedalam 20 cm.

"Tidak sampai membongkar tiang kabel telepon," jelasnya.

Sedangkan penggalian di titik nol oprit dilakukan supaya material tanah uruk tidak sampai longsor. Juga dilakukan penyesuaian sudut elevasi jalan yang ditimbun sehingga tetap nyaman untuk dilalui.

"Sesuai rencana memang setelah ditimbun langsung dilakukan pengaspalan. Kalau belum sempat diaspal, mininal jalan sudah layak untuk dilalui," jelasnya.

Penyelesaian pembangunan Jembatan Brawijaya ini kontrak kerjanya telah ditandatangani oleh PT Fajar Parahiyangan pada 5 Juli dan selesai akhir Desembar 2018.

Pengerjaan Jembatan Brawijaya telah dianggarakan Rp 11 miliar dari APBD Kota Kediri 2018.

Sementara rekayasa lalu lintas akibat penutupan ada perubahan jalur lalu lintas di Kota Kediri. Untuk kendaraan roda enam lewat Jembatan Bandar Ngalim.

Sedangkan roda dua dan empat bisa lewat jalan berikut :

Dari Mojoroto (barat ke timur) Jembatan Lama ditutup total, dari Kota ke Mojoroto lewat Jl Yos Sudarso - Jembatan Lama - Jl KDP Slamet.

Sedangkan dari Jl Yos Sudarso ke arah Semampir lewat Jl Yos Sudarso - Jl Monginsidi - Jl Trunojoyo - Jl Brawijaya (kontra flow ke timur) - Jl WR Supratman - Jl Diponegoro (kontra flow ke barat) atau Jl WR Supratman - Jl Mongisidi (kontra flow ke barat)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help