Berita Jember

Pelajar SMA di Jember Ngaku Nemu Bayi. Setelah Diselidiki, Ternyata Anak Sendiri

Seorang pelajar SMA di Jember mengaku telah menemukan bayi. Setelah diselidiki, bayi itu ternyata hasil hubungannya sendiri dengan pacar.

Pelajar SMA di Jember Ngaku Nemu Bayi. Setelah Diselidiki, Ternyata Anak Sendiri
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Polisi menetapkan seorang pelajar dari Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, sebagai tersangka persetubuhan dan perbuatan cabul kepada anak. Remaja laki-laki itu berinisial AL (17) asal Kecamatan Balung, Jember.

Kepala Unit Pemeriksaan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jember Iptu Suyitno Rahman mengatakan status AL sudah menjadi tersangka.

"Dalam perkara persetubuhan dengan anak di bawah umur dan perbuatan cabul," ujar Suyitno kepada wartawan, Rabu (12/9/2018).

Meskipun menjadi tersangka, polisi tidak menahan AL karena AL masih berstatus pelajar. Polisi mewajibkan AL wajib lapor sekali dalam sepekan.

Perbuatan AL ini terungkap saat dirinya mengaku menemukan bayi laki-laki pada Senin (10/9/2018) malam. Ketika itu, AL membawa pulang bayi yang baru dilahirkan itu. AL mengaku dia menemukan bayi di sebuah rumah kosong di seputaran Desa Balung Kulon Kecamatan Balung.

Baca: Duh, Razia Warung Remang-remang Dinsos Mojokerto Temukan Banyak Tisu dan Kondom

Baca: Gara-gara Tak Sabar Saat Jalan Macet, Pengendara Motor Adu Jotos di Putat Jaya Surabaya

Orang tua AL lantas melaporkan peristiwa penemuan bayi itu ke polisi. Rupanya polisi menemukan fakta lain. Bayi itu rupanya anak AL sendiri, hasil berhubungan dengan sang pacar, RS (16). RS juga masih pelajar SMA, sama dengan AL.

"Jadi modusnya nemu bayi, dibawa pulang. Setelah kami selidiki ternyata bayi itu anak si remaja itu sendiri," lanjut Yitno.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jember AKP Erik Pradana menegaskan kasus itu bukan kasus pembuangan bayi.

"Bukan kasus pembuangan bayi, karena setelah dilahirkan bayi ini dibawa pulang oleh si remaja laki-laki. Sedangkan si ibu sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit. Nanti akan kami mintai keterangan," kata Erik.

Dari pemeriksaan polisi diketahui, RS melahirkan di sebuah rumah di Desa Balung Kulon. Bayi itu kemudian dibawa pulang oleh AL. setelah kasus itu diketahui polisi, RS pun dirawat di RS.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help