Rumah Politik Jatim

Pakar Komunikasi Unair, Sukowidodo : Politisi Harus Update Berita Politik di TribunJatim Network

TribunJatim Network melaunching ‘Rumah Politik Jatim’ di Hotel Santika, Surabaya, Rabu (12/9/2018).

Pakar Komunikasi Unair, Sukowidodo : Politisi Harus Update Berita Politik di TribunJatim Network
SURYA.co.id/Sugiharto
Para pembicara, (dari kiri) pakar komunikasi dari Universitas Airlangga Sukowidodo, Gubernur Jatim Soekarwo (Pakde Karwo), dan Direktur TribunJatim Network Febby Mahendra. 

SURYA.co.id | SURABAYA - TribunJatim Network (SURYA.co.id, SURYAMALANG.com, dan TribunJatim.com) melaunching ‘Rumah Politik Jatim’ di Hotel Santika, Surabaya, Rabu (12/9/2018).

Dalam kesempatan ini Gubernur Jawa Timur Soekarwo hadir sebagai pembicara bersama Wakil Ketua.

DPRD Jatim Kusnadi, pakar komunikasi politik asal Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Suko Widodo, serta Direktur TribunJatim Network Febby Mahendra Putra.

Dalam acara launching itu juga digelar talkshow yang mengangkat tema ‘Peran Strategis Jawa Timur Dalam Konstelasi Politik Nasional, Jelang Pilpres 2019’.

Baca: Pakde Karwo Sambut Positif ‘Rumah Politik Jatim’ yang Digagas TribunJatim Network

Baca: Pakde Karwo Akan Buka-bukaan soal Sikapnya di Pilpres 2019 Saat Launching Rumah Politik Jatim

Dalam kesempatan ini Sukowidodo mengungkapkan, bahwa Jawa Timur menjadi inisiasi politik yang paling sentral di Indonesia.

Hal itu bisa dicontohkan dari inisiasi politik rangkulan dari Jokowi dengan Prabowo adalah atlet pencak silat asli Jawa Timur, Hanifan.

"Jadi Jawa Timur itu memiliki urgensi yang tinggi," jelas Sukowidodo. 

Baca: Mahasiswa dan Kader Parpol Bedatangan di Acara Launching ‘Rumah Politik Jatim’ di Hotel Santika

Ia juga menjelaskan, semua orang saat ini adalah menjadi produsen informasi, karena semua akses informasi bisa diupdate dan saat itu juga semua orang bisa bercerita mengenai informasi itu.

Oleh karena itu, imbuh Suko Widodo, kehadiran TribunJatim Network adalah sesuatu yang turut menjaga dari sesuatu yang riskan.

Ia menambahkan, saat ini banyak bermunculan media-media baru, yang mana beberapa di antaranya tidak memiliki tanggung jawab.

"Saya kira politisi dan warga Jawa Timur harus update Tribun Jatim untuk akses informasi," jelas Sukowidodo. (Aqwamit Torik) 

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help