Pilpres 2019

Karena Punya Jaringan Gusdurian, Anak Gus Dur Ini Jadi Rebutan Capres Jokowi dan Prabowo

Tim sukses (Timses) kubu capres-cawapres Jokowi-KH Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berebut anak Gus Dur.

Karena Punya Jaringan Gusdurian, Anak Gus Dur Ini Jadi Rebutan Capres Jokowi dan Prabowo
antara
Istri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Sinta Nuriyah Wahid (kanan) mengikuti aksi gerak jalan damai di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (21/9/2014). Aksi tersebut dalam rangka memperingati Hari Perdamaian Internasional dan ulang tahun kesepuluh The Wahid Institut yang juga diikuti ratusan komunitas serta masyarakat. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Tim sukses (Timses) kubu capres-cawapres Jokowi-KH Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berebut anak Gus Dur.

Beberapa waktu lalu, calon petahana Jokowi mendatangi kediaman istri Presiden keempat RI, KH Abdurrahman, Sinta Nuriyah untuk minta doa restu.

Saat Jokowi datang, anak Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau akrab dipanggil Yenny Wahid tampak ikut menemui.

Baca: Selain Bertemu Emak-emak, Inilah Agenda Blusukan Cawapres Sandiaga Uno di Kota Malang

Tak selang lama, giliran cawapres Sandiaga Uno silaturahmi ke Sinta Nuriyah. Yenny Wahid juga terlihat menemani ibunya menemui Sandiaga Uno

Hari ini, capres Prabowo pun dijadwalkan akan menyambangi kediaman Yenny Wahid untuk meneui Sinta Nuriyah.

Rencananya, kedua kubu akan memasukkan nama Yenny Wahid dalam tim pemenangan Pilpres 2019. 

Baca: Pakar Komunikasi Politik Unair : Capres yang Menang di Jatim Bakal Memenangkan Pilpres 2019

Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan akan senang Yenny Wahid mendukung dan masuk ke dalam tim pemenangan Prabowo-Sandiaga.

"Kita tahu Mba Yenny tokoh wanita nasional yang punya kecerdasan, kompetensi, integeritas dan jaringan yang luas,” kata Riza Patria di Kompleks Parlemen, Rabu (12/9/2018).

“Ya mudah-mudahan Mba Yenny bisa bergabung memperkuat dari pada barisan Prabowo-Sandiaga," harap Riza Patria.

Riza Patria menegaskan, dukungan Yenny Wahid dan Gusdurian sangat berarti bagi Prabowo-Sandiaga. Dukungan itu dapat membawa suara NU ke kubu calonnya.

Baca: Inilah 6 Bocoran Potensi Jatim dari Pakde Karwo untuk Modal Capres Jokowi dan Prabowo

Bukan hanya Riza yang menginginkan Yenny Wahid masuk tim suksesya, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto juga menginginkannya.

Malah, Hasto memastikan, Yenny Wahid akan mendukung pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Hasto mengatakan, Jokowi punya kedekatan dengan keluarga Gus Dur.

"Pak Jokowi kan sudah berdialog dengan keluarga besar Gus Dur dan juga Gusdurian," ujar Hasto di Kantor Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma'ruf, Jakarta kemarin.

Hasto berujar, Jokowi telah menyerap pemikiran-pemikiran Gus Dur dalam menjalankan roda pemerintahan. Jokowi memperhatikan masyarakat bawah. 

"Itu sejalan dengan perjuangan almarhum Gus Dur," beber Hasto.

Hasto mengetahui Yenny tengah didekati kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun, ia menyatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Yenny Wahid soal sikap politiknya.

"Nanti Mba Yenny yang akan menyampaikan sikapnya. Dan apa pun keputusan dari Mba Yenny, kami hormati itu," kata Hasto.

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved