Rumah Politik Jatim

Banyak Kader Parpol Ditangkap KPK, Pakde Karwo : Politisi Jangan Dijadikan Pekerjaan Sampingan

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menyarankan para politikus partai politik (Parpol) agar tidak menjadikan profesinya sebagai pekerjaan sampingan.

Banyak Kader Parpol Ditangkap KPK, Pakde Karwo : Politisi Jangan Dijadikan Pekerjaan Sampingan
SURYA.co.id/Sugiharto
Para pembicara, (dari kiri) pakar komunikasi dari Universitas Airlangga Sukowidodo, Gubernur Jatim Soekarwo (Pakde Karwo), dan Direktur TribunJatim Network Febby Mahendra. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menyarankan para politikus partai politik (Parpol) agar tidak menjadikan profesinya sebagai pekerjaan sampingan.

Hal itu disampaikan Soekarwo yang akrab dipanggil Pakde Karwo ini usai menjadi pembicara di launching ‘Rumah Politik Jatim’ oleh Tribun Jatim Network di Hotel Santika Jemursari, Surabaya, Rabu (12/9/2019).

"Jadi jangan sampai politikus itu jadi pekerjaan sampingan, setelah cari kerja di mana-mana tidak laku, terus malah terjun ke dunia politik," kata Pakde Karwo.

Baca: Direktur Tribun Jatim Network : ‘Rumah Politik Jawa Timur’ Terinspirasi Fenomena Pilpres AS 2016

Baca: Pakde Karwo Sambut Positif ‘Rumah Politik Jatim’ yang Digagas TribunJatim Network

Komentar Pakde Karwo itu seiring dengan banyaknya kepala daerah dan anggota legislatif di Jawa Timur terciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi akhir-akhir ini.

Menurut Pakde Karwo, sapaan akrabnya, para petinggi partai politik (Parpol) harus menerapkan prinsip orang Jawa Kuno dalam mencari jodoh, yaitu menerapkan pencarian 'bibit bebet bobot'.

"Partai itu tidak bisa memonitor kadernya secara total, apalagi kehidupan pribadi kader. Sedangkan lingkungan sangat menentukan proses," ujar Pakde Karwo saat menjadi pemateri pada launching ‘Rumah Politik Jatim yang digagas oleh Tribun Jatim Network di Hotel Santika, Jalan Jemursari, Surabaya, Rabu (12/9/2018).

Baca: Pakde Karwo Dikabarkan Jadi Timses Jokowi, Martono: Saya Kira Pakde Tidak Bisa Menolak

Walaupun saat ini ilmu teknologi sudah maju, namun hal tersebut tidak bisa menyelesaikan sepenuhnya masalah korupsi yang dilakukan oleh kader parpol.

"Karena ini adalah masalah karakter dan integritas, dan keduanya itu butuh proses panjang. Gaya hidup kader seperti apa, itu partai kan tidak tahu persis," lanjut pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim ini.

Baca: Pakde Karwo Akan Buka-bukaan soal Sikapnya di Pilpres 2019 Saat Launching Rumah Politik Jatim

Untuk itu, Pakde Karwo menyarankan agar para petinggi partai mengecek betul latar belakang kadernya yang akan maju di pemilihan legislatif 2019.  (Sofyan Arif Candra Sakti)

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved