Berita Sidoarjo

Tahu - Tempe di Sidoarjo Terdampak Kenaikan Dolar, Kedelai semestinya Turun malah Naik

Kedelai sebelumnya di kisaran Rp 7.000 - Rp 7.200 perkilogram, belakangan ini naik di kisaran Rp 7.400 - Rp 7.600 perkilogram.

Tahu - Tempe di Sidoarjo Terdampak Kenaikan Dolar, Kedelai semestinya Turun malah Naik
surya/m taufik
Salah satu perajin tempe di Sepande Sidoarjo yang memilih mengurangi ukuran tempenya gara-gara harga kedelai naik. 

"Tapi karena kondisi itu tadi, kenaikan harga kedelai masih terjangkau oleh perajin tahu dan tempe. Memang naik, tapi tidak terlalu signifikan," tandasnya.

Diungkapkannya, sekarang ini harga kedelai di tingkat importir retail paling mahal Rp 7.150 perkilo. Itu merek paling bagus. Sedangkan merek lainnya, di angka Rp 7.100 dan Rp 7.050 per kilogram.

Di tingkat eceran, harga kedelai dijual sekitar Rp 7.500 perkilogram.

"Cukup lumayan, karena sebelumnya di kisaran Rp 6.800 perkilogram," tukasnya.

Melihat itu, pihaknya juga maklum jika perajin memilih mengurangi volume tahu atau tempe produksinya. Sebagai upaya menahan gencetan dolar terhadap usaha yang mereka jalankan.

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help