Berita Surabaya

Potret Syachroni, Peraih Predikat Maxima Cum Laude Wisuda Unair 2018

Ke depan, ia harus kembali aktif bekerja di Kemenkes sambil menunggu peluang untuk melanjutkan studi ke Belanda.

Potret Syachroni, Peraih Predikat Maxima Cum Laude Wisuda Unair 2018
surya/sulvi sofiana
Syachroni 

Menjalani pendidikan jauh dari kedua orangtua menjadi perjuangan tersendiri bagi Syachroni.

Menurutnya, diperlukan juga kerja keras dan kerja cerdas dalam menyelesaikan studi S2, mengingat masa program magister hanya 2 tahun.

Kepandaian mengatur skala prioritas sangat diperlukan agar sesuai dengan time period masa studi.

“Perlu pengorbanan mencapai keberhasilan. Jer Basuki Mawa Beya menjadi semboyan yang saya anggap sesuai menggambarkan setiap lika-liku proses perkuliahan S2,” pungkas Syachroni.

Ke depan, ia harus kembali aktif bekerja di Kemenkes sambil menunggu peluang untuk melanjutkan studi ke Belanda.

Rektor Unair, Prof Moh Nasih mengungkapkan prestasi Syahroni patut ditiru mahasiswa Unair. Setiap periode memang banyak ditemukan mahasiswa dengan IPK 4,00.

"Untuk yang mendapat IPK 4,00 akan kami tawari beasiswa lanjut di Unair,"urainya.

Kemudian kalau memang belum ada ikatan kerja biasanya kami tawari sebagai dosen.

Syahroni merupakan salah satu wisudawan yang diwisuda pada periode September 2018 ini. Wisuda periode ini diikuti 3.667 sarjana baru yang terbagi dalam 3 hari.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved