Berita Surabaya

Mahasiswa ITS Rancang 'Pulau Energi Terbarukan' Untuk Solusi Defisit Listrik

Mahasiswa ITS Surabaya merancang sebuah 'Pulau Energi Terbarukan' untuk mengatasi persoalan defisit listrik di Indonesia. Begini idenya

Mahasiswa ITS Rancang 'Pulau Energi Terbarukan' Untuk Solusi Defisit Listrik
ist
(kiri) Tiga mahasiswa ITS yang merancang konsep Pulau Energi terbarukan. (kanan) Model rancangan Pulau Energi Terbarukan. 

“Ini akan mempermudah dalam distribusi listrik secara terintegrasi di Sumatera,” ujar gadis kelahiran Aceh tersebut.

Teuku Rizki menambahkan, untuk sistem transmisi internal dan monitoring berbasis Smart Grid dan IoT akan ditempatkan di pulau pusat ISO. Sedangkan sistem transmisi dan distribusi eksternal ditempatkan di seluruh Pulau Sumatera, berupa gardu listrik dan pusat kendali.

Menurutnya, daya listrik yang dihasilkan oleh ISO melebihi daya yang dihasilkan oleh tiga pembangkit listrik di Aceh yaitu PLTU Nagan Raya, PLTMG Arun, dan PLTD Lueng Bata.

“Pasokan listrik akan mengalami surplus, sehingga mampu didistribusikan ke daerah lainnya,” terangnya.

Ide mereka ini telah mampu mengantarkan tim yang berasal dari departemen yang berbeda-beda ini lolos dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-31, beberapa waktu lalu.

Dengan adanya ide ini, diharapkan mampu membantu Indonesia dalam mengoptimalkan penggunaan pembangkit listrik yang ramah lingkungan.

“Sehingga cita-cita Indonesia mencapai Sustainable Development tahun 2030 untuk bidang energi terbarukan bisa terealisasi,” pungkasnya Teuku Rifki.

Tags
ITS
PIMNAS
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help