Berita Tulungagung

Larung Sembonyo, Bersatunya Petani dan Nelayan di Pantai Popoh Tulungagung

Gunungan buah-buahan ini merupakan persembahan dari warga kaum petani, untuk acara larung sembonyo atau labuh laut.

Larung Sembonyo, Bersatunya Petani dan Nelayan di Pantai Popoh Tulungagung
surya/david yohannes
Perahu berisi sesaji dimasukkan ke laut 

Sementara itu belasan kapal nelayan telah bersiap di tengah laut untuk mengantarkan persembahan ini.

Tidak ketinggalan para nelayan dan wisatawan ikut serta dalam setiap perahu itu.

Aneka sesaji itu kemudian ditenggelamkan di mulut teluk Popoh.

Para nelayan kemudian mengambil air di sekitar lokasi penenggelaman sesaji ini, dan disiramkan ke kapal mereka.

Cara ini sebagai simbul bahwa kapal mereka telah diberkahi, sehingga ke depan hasil tangkapan akan lebih bagus.

Menurut Sumaryanto, sesaji ini merupakan bentuk ucapan syukur warga.

Sebab selama ini laut telah memberikan kehidupan bagi mereka.

"Sekaligus ini doa kami, semoga ke depan tangkapan jauh lebih baik, dan tidak ada kecelakaan laut yang terjadi," tambah Sumaryanto.

Acara juga diisi dengan hiburan campursari dan jaranan.

Selain itu juga diadakan lomba tradisional warga Popoh, yaitu menangkap bebek dan balapan kunthing, perahu mini yang terbuat dari drum bekas.

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help