Kisah Bocah 8 Tahun Tertimpa Konblok di Rusun, Ibu Korban : Masih Bernapas Ditutupi Kardus

Kisah bocah 8 tahun tewas tertimpa konblok, ibu korban : masih bernapas tapi kenapa ditutupi kardus

Kisah Bocah 8 Tahun Tertimpa Konblok di Rusun, Ibu Korban : Masih Bernapas Ditutupi Kardus
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi garis polisi 

Dia yakin, konblok itu tidak jatuh dengan sendirinya. Tidak ada pengerjaan proyek di rusun tersebut.

Kecurigaan Mujiati ditambah dengan fakta, penghuni rusun sering menjatuhkan benda-benda ke arah jalan dan atap rumah warga.

Namun, Mujiati tidak membuat laporan resmi karena keterbatasan yang dia miliki.

"Saya minta dihukum mati sajalah. Coba ya, Mas, kenapa mereka lakukan seperti itu ke anak saya.

"Maunya ketemulah orang itu, jangan sampai ada korban lagi. Tangkap sampai dihukum mati," ujar Mujiati.

Sabtu (8/9/2018) siang, jasad AW telah dikuburkan di tempat pemakaman umum di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur.

Selama tiga hari pasca-kejadian, warga dan keluarga mengadakan tahlilan.

Dikabarkan sebelumnya seorang bocah berinsial AW (8) tewas tertimpa konblok saat melintas di sekitar Rumah Susun Tahap 3, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9/2018).
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu mengatakan, AW tewas dengan luka berat di kepala.

Roma mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi, AW dan kedua temannya sedang berjalan di sekitar rusun sekitar pukul 13.00 WIB.

Tiba-tiba dari atas rusun, sebuah konblok jatuh dan menimpa kepala AW hingga bocah tersebut langsung tersungkur tidak sadarkan diri.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved