Berita Kota Batu

Jamasan Tosan Aji dan Pentayuhan Pusaka 2018 di Kota Batu: begini Tahapannya

Enam penjamas terlihat khusyuk saat menjamas benda pusaka, di kediaman Ki Sabdo Nugroho Jati, Selasa (11/9/2018).

Jamasan Tosan Aji dan Pentayuhan Pusaka 2018 di Kota Batu: begini Tahapannya
surya/hayu yudha prabowo
Jamasan Tosan Aji dan Pentayuhan Pusaka 2018 di Kota Batu, Selasa (11/9/2018).  Penjamas harus tahu tahapannya sebelum melakukan jamas pusaka. 

"Benda pusaka ini saya miliki sekitar tiga tahun lalu. Saya memaknai jamasan benda pusaka ini lebih seperti tanggungjawab, karena telah dihibahkan ke saya," ungkapnya yang juga pekerja konstruksi di Kota Malang ini.

Koordinator Penjamasan Tosan Aji dan Pentayuhan Pusaka 2018 Wahyu Eko Purwanto menambahkan jamasan benda pusaka ini ada beberapa tahap.

Pertama penjamas harus tahu terlebih dahulu dari pemilik benda pusaka, apakah benda pusaka itu sudah dijamas atau belum. Hal itu perlu, agar mendapat perlakuan khusus sesuai riwayat dari benda pusaka itu.

"Apabila sudah dijamas, maka akan mendapatkan perlakuan khusus, seperti menghilangkan karat. Namun apabila belum dijamas akan melewati sampai tiga tahap penjamasan," kata Waktu. 

Ada tiga meja penjamasan, setiap meja penjamasan ada empat orang yang menjamas.

Tahap selanjutnya, setelah dicuci lalu dikeringkan agar tidak ada unsur yang tertinggal di benda pusaka.

Lalu proses terakhir diberi wewangian dengan cara dilapisi dibenda pusaka itu. 

"Untuk tahapan itu kami mengikuti keinginan setiap pemilik benda pusaka. Karena kan ada yang tidak ingin diberi wewangian, diberi sendiri," imbuhnya. 

Ia menjelaskan, Jamasan ini dilakukan pada 1 Suro karena pada tanggal itu energi yang keluar lebih dahsyat. \

Namun, boleh saja Jamasan ini dilakukan dihari kelima atau kesepuluh di awal Muharram.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help