Berita Entertainment

Ibunda Hilda Vitria Laporkan Kriss Hatta ke Polisi, Terkait Dugaan Penculikan Anak

Setelah gugatannya ditolak, pihak Hilda Vitria laporkan Kriss Hatta atas dugaan penculikan anak di bawah umur

Ibunda Hilda Vitria Laporkan Kriss Hatta ke Polisi, Terkait Dugaan Penculikan Anak
Kolase SURYA.co.id/Instagram Hilda Vitria/Kriss Hatta
Hilda dan Kriss Hatta 

1. Mengabulakn Gugatan Rekonvensi Krisdian Topo Khutatta/Penggugat Rekonvensi/Tergugat Konvensi untuk seluruhnya.

2. Menyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bahwa Penggugat Rekonvensi/Tergugat Konvensi (KRISDIAN TOPO KHUTATTA) telah melakukan perkawinan secara sah menurut hukum Islam dengan Tergugat Rekonvensi (HILDA FITRIA).

3. Menyatakan buku nikah suami dan isteri Np 1496/244/IX/2015 tertanggal 28 September 2015 yang diterbitkan oleh KUA kecamatan Jatiasih Kota Bekasi adalah sah secara hukum dengan segala akibat hukumnya.

4. Menyatakan kesalahan administrasi dalam pencatatan perkawinan oleh KUA kecamata Jatiasih Kota Bekasi yang tercantum dalam duplikat buku nikah No 1496/01/X/2015 tidak membatalkan perkawinan antara Penggugat Rekonvensi/Tergugat Konvensi dengan Tergugat Rekonvensi/Penggugat Konvensi.

5. Memerintahkan kepada Kepala KUA kecamatan Jatiasih Kota Bekasi untuk memperbaiki kesalahan administrasi dalam pencatatan perkawinan antara Penggugat Rekonvensi/Tergugat Konvensi dengan Tergugat Rekonvensi/Penggugat Konvensi.

TERBUKTI GUGATAN BALIK/GUGATAN REKONFENSI KRISDIAN TOPO KHUTATTA INI DITOLAK OLEH PENGADILAN AGAMA BEKASI

DENGAN DITOLAKNYA GUGATAN BALIK KRISDIAN TOPO KHUTATTA, MAKA SECARA YURIDIS TERBUKTI :
1. BAHWA ANTARA HILDA FITRIA DENGAN KRISDIAN TOPO KHUTATTA TIDAK PERNAH ADA NIKAH SECARA AGAMA ISLAM APALAGI TERCATAT DI KUA JATI ASIH BEKASI, HAL INI SESUAI DENGAN PUTUSAN PENGADILAN AGAMA BEKASI NO; 0081/PDT/G/2018/PN.BKS YANG MENOLAK PENGAKUAN DAN PERMINTAAN KRISDIAN TOPO KHUTATTA UNTUK MENGESAHKAN ADANYA PERNIKAHAN SECARA AGAMA ISLAM TERSEBUT TERMASUK PULA YANG TERCATAT DI KUA JATI ASIH BEKASI;

2. Pihak HILDA FITRIA akan menindak lanjuti Laporan Polisi tentang pemalsuan atau membuat surat palsu yang telah dilaporkan terdahulu di Polda Metro Jaya.

3. Bahwa dalam waktu dekat ini tidak menutup kemungkinan akan melaporkan Krisdian Topo Khutatta karena DUGAAN membuat dan menggunakan Surat Palsu di Pengadilan Agama Bekasi, sebagaimana diatur dalam pasal 263 KUHP : "Barang siapa yang membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak, perikatan atau pembebasan hutang, atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu, diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian, karena pemalsuan surat, dengan pidana penjara paling lama enam tahun, DAN Atau Pasal 264 tentang pemalsuan akta otentik dengan ancaman 8 tahun ;

4. Oleh karenanya mohon tidak mempercayai apapun informasi dan atau pengakuan yang tidak sesuai dengan Keputusan Pengadilan Agama Bekasi No; 0081/Pdt.G/2018/PN/Bks.

Demikian Tanggapan Hilda Fitria atas adanya Putusan Pengadilan Agama Bekasi No 0081/Pdt.G/2018/PA/Bks.

Penulis: Arum Puspita
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved