Kilas Balik

Benny Moerdani Pimpin Operasi Naga di Irian Barat, Pakai Strategi 'Kucing-kucingan' Hadapi Belanda

Benny Moerdani berani memimpin Operasi Naga di Irian Barat. Namun, penerjunan pasukannya justru kacau balau, simak kisahnya!

Benny Moerdani Pimpin Operasi Naga di Irian Barat, Pakai Strategi 'Kucing-kucingan' Hadapi Belanda
Youtube
Benny Moerdani (kanan). 

Dengan kata lain, operasi rahasia Pasukan Naga ini telah bocor.

Beberapa hari kemudian, pasukan Benny Moerdani diserang marinir Belanda yang menaiki dua perahu motor.

Benny Moerdani dan pasukan Operasi Naga berpindah-pindah serta bersembunyi di dalam hutan.

Ben Mboi menyebut bahwa Benny Moerdani tak berpikir secara sistematis.

"Di medan tempur tidak ada aturan yang tepat atau pasti. Semuanya adalah masalah eksekusi," ujarnya.

Menurut Ben Mboi, Benny Moerdani memakai strategi kucing-kucingan kala itu.

"Kalau bertemu, ya bertempur. Kalau tidak, ya kucing-kucingan," kata ben Mboi.

Namun strategi ini terbukti berhasil.

Menurut Ben Mboi, Pasukan Operasi Naga diterjunkan bukan untuk perang melainkan sebagai umpan.

Tujuannya agar konsentrasi pasukan Belanda yang ada di Biak terpecah.

Serangan dua kapal motor ternyata hanya awal untuk Benny Moerdani. Seminggu kemudian, saat ia dan pasukan Operasi Naga sedang istirahat di Sungai Kumbai, Marinir Belanda kembali menyerbu.

Benny Moerdani tak pernah menduga bakal terjadi pertempuran jarak dekat saat itu. Benny Moerdani pun hampir tewas saat rompi rimbanya tertembak.

Operasi Naga berakhir pada 15 Agustus 1962 setelah adanya New York Agreement.

Saat itu Amerika Serikat memaksa Belanda menyerahkan Irian barat ke Indonesia. Belanda menyerah karena merasa tidak akan menang bila bertempur melawan Indonesia di Papua.

Adapun korban gugur Operasi Naga adalah sebanyak 36 orang dan 20 lainnya hilang. Jumlah itu kurang dari perkiraan awal.

Sebelumnya, Mayor Jenderal Soeharto sempat berkata bahwa pasukan Operasi Naga diperkirakan gugur 60 persen dan kembali 40 persen.

Operasi Naga yang semula mustahil itupun akhirnya berbuah manis.

Baca: 5 Macam Pengobatan untuk Gagal Jantung, Bisa Memperpanjang Harapan Hidup Penderitanya

Baca: Anak Sopir Bajaj Ini Sekarang Jadi Artis Terkenal & Pemeran Utama Serial Film Mahaputra, Siapa Dia?

Setelah adanya perjanjian gencatan senjata, seluruh Pasukan Operasi Naga masuk secara terbuka ke Kampung Kuprik, Merauke.

Di kampung itulah Ben Mboi akhirnya bisa bertemu lagi dengan Benny Moerdani setelah terpisah di hutan lebih dari dua bulan.

Untuk mengenang keberhasilan Operasi Naga dalam merebut Irian Barat, patung Benny Moerdani dan parasutnya dibuat di kampung tersebut pada tahun 1987.

Dalam prasasti itu tertulis:

"Di sini daerah penerjunan dalam rangka pembebasan Irian Barat yang dipimpin oleh Mayor L. Benny Moerdani pada tanggal 4 Juni 1962. Terima kasih atas perhatian masyarakat dan pemerintah daerah tingkat II. Persembahan masyarakat pada Pemda 2 Oktober 1989."

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved