Kilas Balik

Benny Moerdani Pimpin Operasi Naga di Irian Barat, Pakai Strategi 'Kucing-kucingan' Hadapi Belanda

Benny Moerdani berani memimpin Operasi Naga di Irian Barat. Namun, penerjunan pasukannya justru kacau balau, simak kisahnya!

Benny Moerdani Pimpin Operasi Naga di Irian Barat, Pakai Strategi 'Kucing-kucingan' Hadapi Belanda
Youtube
Benny Moerdani (kanan). 

Pagi itu, Sabtu 23 Juni 1962 sebanyak 213 anggota pasukan diterjunkan untuk melancarkan Operasi Naga.

Pasukan penerjun dalam Operasi Naga itu lompat dari tiga pesawat Hercules.

Namun, penerjunan tersebut justru kacau balau.

Karena mereka terjun ke Merauke tanpa tahu bagaimana kondisi medan disana. Apalagi saat penerjunan kondisinya masih gelap.

Seorang Letnan Satu Ben Mboi tergantung 10 meter dari tanah setelah menerabas cabang-cabang pohon. Ben Mboi bisa selamat setelah memotong ikatan payung dan memakai tali untuk turun.

Ben Mboi adalah salah satu anggota pasukan yang selamat, banyak dari temannya justru tewas tergantung atau terjebak di rawa.

Sementara itu, Benny Moerdani masih tersangkut di pohon kemiri namun berhasil turun

Dan akhirnya diketahui, tiga pesawat Hercules yang membawa mereka salah memilih tempat penerjunan. Pasukan Operasi Naga justru terjun 30 kilometer di utara titik target.

Ada sebuah sungai yang disangka Merauke ternyata itu adalah Sungai Kumbai.

"Petanya masih peta lama, buatan 1937," kata Ben Mboi dalam buku 'Benny Moredani Yang Belum Terungkap'.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved