Selain di Sukabumi, 5 Lubang Misterius Atau Sinkhole Juga Ditemukan di Negara Lain, Lebih Berbahaya!

Selain di Sukabumi, 5 Lubang Misterius Atau Sinkhole Juga Ditemukan di Negara Lain, Lebih Berbahaya!

Selain di Sukabumi, 5 Lubang Misterius Atau Sinkhole Juga Ditemukan di Negara Lain, Lebih Berbahaya!
Tribun Jabar

SURYA.co.id - Warga kampung Legoknyenang, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi sempat dihebohkan dengan munculnya lubang misterius di tengah areal persawahan milik warga, Kamis (6/9/2018), sekira pukul 11.30 WIB.

Seorang Fungsional Perekayasa Utama Geololgi, Rustam menjelaskan berdasarkan hasil pantauan lapangan sementara, lubang amblesan itu berbentuk oval dengan dimensi panjang 6,5 meter, lebar 4 meter, dan dengan kedalaman 6 meter.

Baca: Kelakuan Asisten Soimah Saat Ditinggal Sang Majikan, Berani Marah-marah Seperti Juragan!

Baca: Heboh Video Evi Masamba Cuci Piring di Acara Pernikahan Kampung, Lihat Reaksi Warga!

Baca: Video Lagu Bobo Dimana Lucinta Luna Dapat Ratusan Ribu Dislike, Netter Beri Like untuk Sosok Ini

Selain itu, ia juga menjelaskan elevasi permukaan tanah pada lokasi amblesan tersebut berada di 774,3 mdpl dengan kemiringan lereng sekira 15 persen.

"Amblesan tanah terjadi pada lahan sawah, itu lahan basah," jelas Rustam dikutip dari artikel Kompas.com dengan judul 'Tanah yang Ambles di Sukabumi Berkarakter Lapuk', Senin (10/9/2018).

Rustam menyambung, berdasar peta geologi regional lembar, lokasi amblesan berada pada formasi batuan Gunung Api Gede yang tersusun dari litologi breksi tufan dan lahar, andesit dengan oligoklas-andesin, piroksin, dan banyak sekali hornblende, teksturnya seperti trakhit, umumnya lapuk sekali.

"Berdasarkan pengamatan di lapangan, kejadian pada tanah lapukan batuan gunung api berupa pasir tufaan," imbuhnya.

"Dengan karakteristik tanah lapuk berwarna kuning kecoklatan, kurang padu, agak genbur, karena penggunaan lahan di atasnya berupa sawah, maka tanah tersebut jenuh air," pungkasnya.

Pada lubang amblesan tersebut, rupanya terdapat terowongan air yang berfungsi untuk mengalirkan air dari pegunungan menuju selokan Cigalunggung.

Hal itu kemudian dibenarkan oleh Camat Kadudampit, Jenal Abidin.

Jenal juga sempat mengatakan jika kejadian ini hanyalah fenomena alam biasa.

Halaman
1234
Penulis: Akira Tandika
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved