Berita Surabaya

Jadi Bulan Al Ashur Al Hurum, Ini Tiga Keutamaan Amalan Baik 1 Muharram

Kitab Kanzun Najah was Surur karya As Syeikh Abdul Hamid bin Muhammad Quds al-Makky, ada beberapa keutamaan di bulan Muharram

Jadi Bulan Al Ashur Al Hurum, Ini Tiga Keutamaan Amalan Baik 1 Muharram
pixabay
Ilustrasi Alquran 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ada keutamaan dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah. Menurut kitab Kanzun Najah was Surur karya As Syeikh Abdul Hamid bin Muhammad Quds al-Makky, ada beberapa keutamaan di bulan Muharram ini.

Pertama, dianjurkan untuk berpuasa di hari terakhir bulan Dzulhijah dan hari pertama bulan Muharram.

Al Hafidz Ibnu Hajar bahwa As Sayyidah Hafshah istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendengar dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَامَ آخِرَ يَوْمٍ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ وَ أَوَّلَ يَوْمٍ مِنَ الْمُحَرَّمِ جَعَلَهُ اللهُ تَعَالى لَهُ كَفَارَةَ خَمْسِيْنَ سَنَةً وَ صَوْمُ يَوْمٍ مِنَ المُحَرَّمِ بِصَوْمِ ثَلاثِيْنَ يَوْماً.

“Barang siapa yang berpuasa di hari terakhir bulan Dzulhijah dan di hari pertama bulan Muharram maka Allah jadikan baginya sebagai pengampunan dosa lima puluh tahun. Dan puasa satu hari di bulan Muharram bagaikan puasa tiga puluh hari”.

Kedua, bulan Muharram adalah salah satu dari bulan yang dihormati dan dimuliakan oleh Allah (Al Ashur Al Hurum).

Dianjurkan pada bulan tersebut untuk berpuasa selama tiga hari yaitu pada hari Kamis, Jumat dan Sabtu.

Al Ghozali meriwayatkan di dalam kitab Ihya Ulumuddin dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَنْ صَامَ ثَلاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ شَهْرِ حَرَامٍ الخَمِيْس وَ الجُمُعَة وَ السَّبْت كَتَبَ اللهُ تَعَالَى لَهُ عِبَادَةَ سَبْعَمِائَة عَامٍ.

“Barang siapa berpuasa selama tiga hari di bulan yang dihormati oleh Allah (Al Asyhur Al Hurum) yaitu hari Kamis, Jumat dan Sabtu, maka niscaya Allah mengganjar baginya bagaikan ibadah tujuh ratus tahun”.

Ketiga, dianjurkan di hari pertama bulan Muharram membaca Ayat Kursi sebanyak tiga ratus enam puluh kali, diawali setiap kalinya dengan Basmalah. Dan seusai membaca Ayat Kursi tersebut hendaknya membaca doa berikut ini:

اللَّهُمَّ يَا مُحَوِّلَ الأَحْوَال ۞ حَوِّلْ حَالِي إِلَى أَحْسَنِ الأَحْوَالِ ۞ بِحَوْلِكَ وَ قُوَّتِكَ يَا عَزِيْزُ يَا مُتَعَال ۞ وَ صَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلَّم ۞

Berkata Sayyidi Ahmad Zaini Dahlan sebagaimana bersumber dari beberapa ulama:

“Barang siapa yang membaca dan mengamalkan yang demikian tersebut maka di tahun itu merupakan benteng yang kokoh baginya dari syaithon”.

Tags
keutamaan
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved