Berita Malang Raya

Guyonan dan Pesan Gubernur Soekarwo kepada Anggota DPRD Kota Malang yang Baru Dilantik

Dalam momentum formal pun terkadang Soekarwo menunjukkan hal-hal yang jenaka.

Guyonan dan Pesan Gubernur Soekarwo kepada Anggota DPRD Kota Malang yang Baru Dilantik
Surya/Benni Indo
Gubernur Jawa Timur Soekarwo saat berada di mobil ketika berada di DPRD Kota Malang, Senin (10/9/2018). 

SURYA.co.id | MALANG - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo memang dikenal sebagai sosok jenaka. Dalam momentum formal pun terkadang Soekarwo menunjukkan hal-hal yang jenaka.

Salah satunya saat memberikan pidato dalam pelantikan anggota baru DPRD Kota Malang, Senin (10/9/2018).

Saat berada di mimbar, Pakde Karwo-panggilan Soekarwo- mengomentari jam di gedung dewan yang tidak cocok.

Jam di Gedung DPRD Kota Malang menunjukkan pukul 11.40 wib, padahal, seharusnya pukul 11.30 wib.

Pakde Karwo, sapaan akrabnya bercanda, hal itu terjadi karena kosongnya kantor dewan setelah KPK menangkap 41 anggotanya. Sehingga untuk mencocokkan waktu jam pun tidak ada yang mengurus.

"Sisa tinggal lima orang. Gedung ini kosong, jam pun tidak ada yang ngurus karena kosong. Apalagi ngurus masyarakat Kota Malang," kata Soekarwo disambut gelak tawa.

"Itu jamnya salah," imbuh Soekarwo.

Oleh sebab itu, pelantikan anggota baru yang menggantikan anggota lama dinilai sangat penting. Terutama untuk roda pemerintahaan.

Soekarwo berpesan agar para wakil rakyat yang baru dilantik menjaga integritas. Hal itu menjadi dasar agar kepercayaan rakyat terhadap wakilnya bisa dipegang.

Soekarwo menilai, integritas di jajaran Pemkot Malang masih rendah. Terbukti dengan ditangkapnya sejumlah anggota dewan dan eksekutif oleh KPK. Padahal, bentuk pelayanan di Kota Malang sudah baik.

"Malang ini pelayanannya bagus. Soal pelayanan sangat bagus. Tapi soal integritas lemah. Integritas menjadi problem. Saya sudah meminta ulama untuk membantu menguatkan hal ini," jelasnya.

Soekarwo juga mendorong agar praktik KKN tidak dilaksanakan. Melainkan lebih mengutamakan musyawarah mufakat.

"Jadi kalau belum ketemu jangan dipercepat dengan yang lain-lain. Saya kira itu yang sangat mendasar. Saya yakin 45 ini orang-orang tangguh," tutup Soekarwo

Penulis: Benni Indo
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help