Single Focus

Frida Dukung Anak Tekuni Robotik Bukan Karena Jalur Prestasi

Frida Nirmala tak mau nanggung-nanggung mendukung passion anaknya di bidang robotika. Ini kisahnya

Frida Dukung Anak Tekuni Robotik Bukan Karena Jalur Prestasi
surabaya.tribunnews.com/delya oktovie
Frida Nirmala tak tahu bahwa jalur prestasi robotik tersedia untuk mempermudah masuk SMP favorit, ketika anaknya, Firman Fathoni (15) mengikuti ekstrakurikuler robotik saat SD. Ia mengaku hanya berniat mendukung passion anaknya. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Sebagai orang tua, Frida Nirmala (48) selalu memantau perkembangan anaknya, Firman Fathoni (15), dan mengetahui apa saja hal yang menarik perhatian buah hatinya itu.

Firman adalah anak bungsunya yang berprestasi di bidang robotik dan teknologi tingkat nasional maupun internasional, bahkan sejak duduk di bangku SD kelas 3.

Sebanyak 13 prestasi berhasil diraih Firman selama SD.

Beberapa di antaranya adalah Pemenang ICT Award (INAICTA) 2015 untuk penemuan Secure Bag, Juara 2 (MERIT) Asia Pacific ICT Alliance di Sri Lanka, (APICTA) 2015, dan Juara 1 RoboCup Junior Rescue Line 2016 di Singapura.

Sedangkan ketika duduk di bangku SMP, total 18 penghargaan ia bawa pulang, di antaranya adalah Runner Up Singapore Robotic Games 2018, Bronze Medal International Conference of Young Scientist 2018 di Serbia, dan Juara 1 2nd ASEAN Mate Underwater Robot Competition 2018 di Indonesia.

“Mulai dia masih playgroup, itu dia sudah bisa perkalian dan pembagian. Sampai minta diikutkan les di lembaga matematika bareng kakaknya, padahal dia masih playgroup,” tuturnya, Minggu (9/9/2018).

Begitu masuk SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Firman masuk ekstrakurikuler robotik atas kemauannya sendiri.

Frida sendiri awalnya mengizinkan Firman ikut esktrakurikuler robotik karena tampaknya Firman sangat tertarik dengan dunia tersebut.

Ia mengaku tak mengetahui keuntungan jika berprestasi di bidang robotik, satu di antaranya adalah bisa memilih SMP favorit sesuai keinginan.

“Tujuan awalnya tidak seperti itu, justru awalnya maunya sekolah di swasta saja. Tetapi ternyata bisa lewat jalur prestasi, suami juga tidak memperbolehkan sekolah negeri kalau tidak lewat jalur prestasi. Akhirnya dia masuk ke SMP Negeri 1 Surabaya,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved