Berita Jember

Demo Mahasiswa di Jember Ricuh, Saling Dorong dengan Petugas Keamanan dan Bakar-bakar

Mereka kembali meneruskan aksi di depan pintu masuk utama kantor Pemkab di mana Bupati Faida berkantor.

Demo Mahasiswa di Jember Ricuh, Saling Dorong dengan Petugas Keamanan dan Bakar-bakar
surya/sri wahyunik
Aksi demonstrasi mahasiswa di gedung DPRD dan Pemkab Jember, Senin (10/9/2018). 

SURYA.co.id | JEMBER - Kericuhan mewarnai aksi demonstrasi di gedung DPRD dan Pemkab Jember, Senin (10/9/2018).

Aksi di dua tempat itu dilakukan elemen mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Jember.

Kericuhan pertama terjadi ketika mahasiswa beraksi di gedung dewan.

Mereka membakar selang air di tempat itu. Aksi saling dorong dengan petugas keamanan demo tak terhindarkan.

Pendemo bertemu Ketua Komisi D DPRD Jember Hafidi.

Setelah itu, mereka meneruskan aksi di depan Kantor Pemkab Jember.  Mereka mendesak bertemu Bupati Jember Faida

Mereka sempat ditemui Sekretaris Dinas Pendidikan Jember M Ghozali.

Mahasiswa tidak puas. Mereka tidak mau hanya melakukan dialog dengan Ssekretaris Dindik. Mahasiswa pun keluar ruangan.

Mereka kembali meneruskan aksi di depan pintu masuk utama kantor Pemkab di mana Bupati Faida berkantor.

Tak berselang lama, mereka membakar kardus.

Suasana makin ricuh ketika mahasiswa mengambil papan ucapan selamat HUT RI untuk ikut dibakar.

Mahasiswa juga hendak membakar sebuah banner besar namun digagalkan polisi.

Hingga pukul 11.40 Wib, aksi masih berlangsung.

"Aksi kami mengkritisi dunia pendidikan di Jember, salah satunya masih tingginya angka buta aksara di Jember," ujar Zulfikar Putra, Sekretaris GMNI Cabang Jember.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved