Ekonomi Bisnis

Bantu Penuhi Kebutuhan Modal Masa Tanam 2019 Petani Tebu, Ini yang Dilakukan PTPN XI dan Peruri

PTPN XI dan Peruri melakukan kerja sama untuk menyalurkan dana kemitraan Rp 4,5 miliar kepada petani tebu

Bantu Penuhi Kebutuhan Modal Masa Tanam 2019 Petani Tebu, Ini yang Dilakukan PTPN XI dan Peruri
surya/sri handi lestari
Direktur Komersil PTPN XI, Sucipto Prayitno dan Direktur Keuangan Peruri, Nungki Indraty di kantor Pusat PTPN XI, Surabaya pada Senin (10/9/2018) saat penandatangan kerjasama pinjaman model petani tebu binaan PTPN XI. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dalam rangka pemenuhan kebutuhan modal petani tebu untuk masa tanam 2018/2019, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI dan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama untuk menyalurkan dana kemitraan senilai Rp 4,5 miliar kepada para petani tebu di wilayah kerja PTPN XI.

Penandatangan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Direktur Komersil PTPN XI Sucipto Prayitno dan Direktur Keuangan Peruri Nungki Indraty di kantor Pusat PTPN XI, Surabaya pada Senin (10/9/2018).

"Sejak Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) ditiadakan, petani tebu sempat kesulitan memenuhi kebutuhan modal. Memang saat ini masih musim panen, tetapi mereka membutuhkan proses dan waktu sehingga hasil penjualan belum bisa langsung dinikmati dan digunakan untuk modal selanjutnya" jelas Sucipto.

Sucipto menambahkan menurut informasi dari para petani dalam beberapa forum pertemuan, tidak semua petani menggunakan fasilitas kredit produktif yang disediakan oleh perbankan. Alasannya, proses dan prosedur yang panjang serta suku bunga yang dikenakan lebih besar dari suku bunga KPPE.

Oleh karena itu dengan adanya pinjaman dana kemitraan dengan suku bunga yang rendah sangat membantu produktivitas pada petani.

Sementara itu Direktur Keuangan Peruri, Nungki Indraty mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen Peruri untuk mengembangkan UMKM khususnya di sektor usaha pertanian.

“Melalui sinergi kami harapkan peningkatan produktivitas tanaman tebu dan pendapatan para petani. Harapannya dengan produktivitas para petani tebu yang meningkat akan berpengaruh positif bagi kegiatan ekonomi masyarakat”, imbuh Nungki Indraty.

Perlu diketahui bahwa terdapat beberapa syarat bagi para petani calon penerima bantuan, yaitu, pertama, tidak berlaku bagi petani tebu yang telah menjadi mitra binaan dari BUMN pembina lain atau selain binaan PTPN XI.

Kedua, bentuk pinjaman dana program kemitraan adalah pinjaman modal kerja dengan pola penyaluran yang akan ditetapkan oleh PTPN XI dengan tetap memperhatikan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Ketiga, jumlah pinjaman dana program kemitraan yang dapat disalurkan oleh PTPN XI kepada setiap petani tebu dengan nilai plafon maksimal sebesar Rp 200 juta.

Keempat, kegunaan pinjaman dana program kemitraan adalah untuk membiayai usaha petani tebu dalam rangka pengelolaan tebu musim tanam 2018/2019.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help