Lapor Cak

Taman Bungkul Direnovasi Untuk Persiapan Kunjungan Berbagai Negara ke Surabaya

Jelang United Cities and Local Governments Asia-Pacific di Surabaya, berbagai taman kota telah diperbaiki. Salah satunya Taman Bungkul.

Taman Bungkul Direnovasi Untuk Persiapan Kunjungan Berbagai Negara ke Surabaya
surabaya.tribunnews.com/sulvi sofiana
Pengunjung kesulitan memasuki area lapangan skate karena pembatas jalan bekas renovasi belum dibersihkan, Minggu (9/9/2018) pagi. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jelang United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) di Surabaya, berbagai taman kota telah diperbaiki. Salah satunya sejumlah spot di Taman Bungkul.

Kepala UPTD Taman Surabaya Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), Pramudita mengungkapkan, renovasi di taman Bungkul dikerjakan oleh Cipta Karya dan seharusnya untuk lapangan skate sudah tuntas beberapa hari yang lalu.

"Memang pengerjaannya sepertinya selesai hari Kamis, mulai dari merenovasi tembelan dan mengecat ulang. Rencananya akan di cat ulang lagi sbeelum UCLG pada 15 September mendatang,"urainya.

Sehingga menurutnya memang seharusnya lapangan ditutup saat direnovasi. Sehingga pada Minggu pagi pihaknya mulai melepas pembatas karena mengganggu pengunjung.

"Rencananya akan dilakukan renovasi di taman main anak kami tambahkan pasir putih agar anak bisa senang bermain. Nanti semua taman kota akan ada pasir putihnya,"lanjutnya.

Baca: Masih Disiapkan Untuk Renovasi, Tali Pembatas Taman Ganggu Pengunjung

Pramudita mengungkapkan, penambahan aksesori itu dilakukan untuk mempercantik Kota Surabaya. Harapannya, peserta UCLG ASPAC nyaman saat hadir di Surabaya.

''Terutama saat melihat taman-taman di Surabaya,'' ucapnya.

Upaya memperindah ruang terbuka hijau juga dilakukan dengan penambahan aksesori di jalan, maupun jalur pedestrian.

Misalnya, dilakukan penambahan bunga di taman di Kebun Binatang Surabaya, hingga Taman Surya. Selain bunga, pemkot menempatkan burung love bird di beberapa sudut.

Lalu, di jalur protokol, pemkot menambah hiasan berupa payung dan layang-layang hingga pot warna warni dari bahan bekas.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help