Berita Surabaya

Berencana Tawuran di Jalan Demak Surabaya, Empat Pelajar SMP Menangis saat Ditangkap

Pelaku MDS mengatakan tidak tahu pasti rencana tawuran ini. Sebab dia dihubungi temannya untuk berkumpul di suatu tempat

Berencana Tawuran di Jalan Demak Surabaya, Empat Pelajar SMP Menangis saat Ditangkap
surya/mohammad romadoni
Anggota Respatti Polrestabes Surabaya ketika mengamankan remaja yang akan tawuran di jalan Demak Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim Respons Cepat Tindak (Respatti) Polrestabes Surabaya menangkap empat remaja saat hendak tawuran di Jalan Demak, Kelurahan Dupak, Surabaya, Sabtu tengah malam (8/9/2018) sekitar pukul 23.30 WIB.

Empat remaja yang rata-rata berstatus pelajar itu akhirnya berhasil ditangkap ketika berupaya kabur dari kejaran Polisi. Mereka bersembunyi ke perkampungan warga setempat.

Keempat remaja itu adalah pelajar SMP yakni MDS (14) warga Simorejo Sari Surabaya, IS (14) warga Asemrowo, MS (14) warga Tambak Mayor Asemrowo dan ES (14) warga Asemrowo Surabaya.

Ketua Tim Respatti Polrestabes Surabaya, Ipda Ardian Wahyudi, menjelaskan keempat remaja yang ditangkapnya itu merupakan pelajar kelas 3 SMP. Mereka pelajar dari sekolah SMP yang berbeda-beda di Surabaya

"Keempat remaja ini diajak temannya tawuran sedangkan pelaku utama dan pemilik Sajam kabur melarikan diri," ucapnya kepada wartawan dilokasi kejadian, Minggu (9/9/2018).

Dia mengatakan lebih dari 20 remaja saat itu berkumpul di emperan toko yang berada di pinggir Jalan Demak.

Mereka ditengarai akan tawuran dengan kelompok musuh antar sekolah. Gerombolan remaja ini sangat meresahkan lantaran selalu membekali diri dengan senjata tajam.

"Mereka berdalih hanya ikut-ikutan tawuran yang mempunyai masalah adalah temannya," ungkapnya.

Pelaku MDS mengatakan tidak tahu pasti rencana tawuran ini. Sebab dia dihubungi temannya untuk berkumpul di suatu tempat yang sebelumnya sudah disepakati.

Tiga bilang senjata tajam mulai dari samurai hingga parah yang disinyalir akan dipergunakan untuk tawuran remaja di Jl Demak Surabaya.
Tiga bilang senjata tajam mulai dari samurai hingga parah yang disinyalir akan dipergunakan untuk tawuran remaja di Jl Demak Surabaya. (surya/mohammad romadoni)

Mereka berkumpul untuk membuat perhitungan dengan kelompok sebelah yang dianggap musuhnya.

"Saya tadi baru pulang dari Pasuruan tiba-tiba diajak ke sini kok ada masalah gitu. Tak tahu malah jadi seperti ini," ujar MDS.

Mengenai senjata tajam, kata MDS, berdalih tidak tahu secara pasti siapa yang membawanya. Sebab, senjata tajam itu sudah ada sebelum dia ada di tempat tersebut.

"Aku iki gak ngerti sopo sing gowo senjata iku (Saya ini tidak tahu siapa yang bawa senjata tajam), sumpah saya nggak tahu Pak Polisi mungkin itu gone konco-konco (milik teman-teman)," katanya sembari menangis dan mengelap pipinya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved