Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Ajukan Bantuan Jaksa Negara Kukuh Upayakan Pembubaran TRS

Paska melakukan segel atas Taman Remaja Surabaya (TRS), Pemkot Surabaya akan melanjutkan langkah hukum untuk bisa mengembalikan aset tanah

Pemkot Surabaya Ajukan Bantuan Jaksa Negara Kukuh Upayakan Pembubaran TRS
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya Maria Theresia Ekawati Rahayu 

SURYA.co.id | SURABAYA - Paska melakukan segel atas Taman Remaja Surabaya (TRS), Pemerintah Kota akan melanjutkan langkah hukum untuk bisa mengembalikan aset tanah di Jalan Kusuma Bangsa tersebut.

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya Maria Theresia Ekawati Rahayu, pihaknya sedang merencanakan sejumlah upaya untuk mengembalikan tanah agar bisa kembali dikelola oleh pemerintah kota.

"Kalau dari sisi pemkot, kami mengupayakan pengembalian tanah. Karena itu, kembali kita koordinasikan dengan jajaran terkait untuk diselesaikan," kata wanita yang akrab disapa Yayuk pada Surya.co.id, Sabtu (8/9/2018).

Sebab hingga saat ini, lanjut Yayuk, upaya pembubaran PT Sasana Taruna Aneka Ria (STAR) yang diajukan Pemkot belum juga berhasil.

Pemkot yang menginginkan agar PT STAR dibubarkan, shingga bisa melakukan bagi hasil dan mengembalikan aset Pemkot belum bisa terealisasi.

"Kita minta Kejaksaan Negeri untuk bisa membantu. Sebenarnya sudah sejak tahun 2017 permohonannya kami mengajukan untuk mengkaji alasan pembubaran. Sekarang kami mohonkan adalah tentang pembubarannya," tegas Yayuk.

Untuk pembubaran PT STAR ini maka akan ada pembagian sebatas harta di atas tanah antar kedua pihak yaitu PT STAR dan juga Pemkot. Sebab untuk aset tanahnya, adalah tanah Pemkot.

Yang dikerjasamakan dalam bentuk hak guna bangunan dan sudah selesai kontraknya dengan PT STAR pada tahun 2006 lalu dan tidak diperpanjang.

"Ada beberapa alasan yang memang menjadi alasan kita untuk membubarkan PT STAR kita minta Kejaksaan negara untuk bisa diajukan pembubaran PT STAR," tegasnya.

Salah satunya keuntungan yang diterima pemkot tidak sesuai dengan nilai aset yang dibayar pada pemkot tiap tahunnya. Perjanjian tentang tenga kerja yang tidak sesuai, dan IMB yang tidak sesuai.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help