Berita Surabaya

Paguyuban Harapan Sentosa dan RS Adi Husada Kapasari Jaring Pasien Operasi Katarak Gratis

Skrining ini diberikan pada pasien yang akan menerima operasi katarak gratis yang diadakan RS Adi Husada Kapasari Surabaya

Paguyuban Harapan Sentosa dan RS Adi Husada Kapasari Jaring Pasien Operasi Katarak Gratis
surya/sulvi sofiana
Calon penerima bakti sosial operasi katarak saat menjalani skrining di RS Adi Husada, Sabtu (8/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Puluhan pasien katarak menjalani skrining di RS Adi Husada Kapasari, Sabtu (8/9/2018).

Skrining ini diberikan pada pasien yang akan menerima operasi katarak gratis yang diadakan RS Adi Husada Kapasari Surabaya bekerjasama dengan Paguyuban Harapan Sentosa.

Direktur RS Adi Husada Kapasari, dr Hermanto Wijaya mengungkapkan, berdasarkan data tingkat nasional, 70 persen kebutaan sudah bisa diatasi pemerintah.

Sehingga sisanya harusnya merupakan peran serta pihak swasta.

"Katarak menjadi salah satu penyakit yang paling banyak menyebabkan kebutaan. Rata-rata sehari di rumah sakit kami ada 4 sampai 5 pasien katarak dioperasi. Baik pasien umun maupun BPJS," ungkapnya dalam sambutan pada sekitar 75 orang yang akan menjalani skrining.

Ia mengungkapkan proses skrining ini dibutuhkan untuk melihat faktor yang mempengaruhi katarak.

Sehingga bisa diputuskan bisa dioperasi atau harus menjalani terapi pengobatan lainnya terlebih dahulu.

"Proses skrining sehari selesai, mulai dari skrining tekanan bola mata hingga gula darah,"urainya.

Saat skrining menunjukkan kondisi pasien siap dioperasi, maka pasien tinggal menunggu jadwal operasi.

Ia mengungkapkan, kondisi katarak tiap orang berbeda, sehingga hasil setelah operasi juga berbeda.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help