Berita Surabaya

Jelang Pilpres 2019, KH Marzuki Mustamar Minta Warga NU untuk Tidak Menghakimi

Saat dimintai pendapat tentang agenda para capres dan cawapres yang datang ke Jatim, KH Marzuki Mustamar angkat bicara

Jelang Pilpres 2019, KH Marzuki Mustamar Minta Warga NU untuk Tidak Menghakimi
SURYA.co.id/Pipit Maulidiya
KH Marzuki Mustamar di hadapan seluruh peserta pengajian. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Beberapa hari lalu, Jawa Timur kedatangan calon presiden dan wakil presiden terdaftar Pilpres 2019.

Berbagai kegiatan mereka lakukan, mulai safari ke tokoh dan pengasuh pondok pesantren NU dan ziarah ke makam-makam tokoh NU.

Saat dimintai pendapat tentang agenda para capres dan cawapres tersebut, KH Marzuki Mustamar angkat bicara.

"Itu terserah mereka, tapi pandai-pandailah warga NU jangan gampang dikibuli, jangan gampang ditipu. Ada yang asli ada yang palsu, yang palsu muncul beberapa saat, setelah Pilpres ilang sifatnya sementara kalau yang asli akan abadi," terangnya, usai mengisi pengajian kitab berbahasa Arab An-Nushushul Islamiyah fi Raddi 'ala Madzhabil Wahhabiyah, atau pembahasan tentang Wahabi, di kantor PWNU, Sabtu (8/9/2018).

Meski begitu, KH Marzuki pesan terhadap warga NU untuk tidak menghakimi, karena itu hanya pesan moral. Yang asli biar tetap asli, yang belum asli biar menjadi asli.

"Dan kami sangat berharap semua orang, semua partai dan kader partai sekarang tahlilan nanti tetap tahlilan, kalau mau. Perkara gak mau, pintar pintar (warga NU) mana benih yang asli dan palsu. Mana gabah asli di rendam air tenggelam, kalau kopong (kosong) ya timbul mengapung," tutupnya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help