Berita Mojokerto

Berkat Pemuda, Sungai di Mojokerto Penuh Sampah Jadi Obyek Wisata Mancing Ikan

Budidaya ikan lele untuk mempererat persaudaraan antarwarga Dusun Unggahan, Desa Banjar Agung Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto RT 04 RW 07.

Berkat Pemuda, Sungai di Mojokerto Penuh Sampah Jadi Obyek Wisata Mancing Ikan
SURYA.co.id/Danendra Kusumawardhana
Ahmad Sugiyanto anggota Komunitas Pemuda dusun GPS sedang memberikan makan ikan budidaya warga, Sabtu (8/9/2018). 

Samsul Arifin wakil Komunitas GPS mengatakan, ide tersebut muncul secara spontan. Saat ini ide tersebut mulai menginspirasi warga Dusun lain.

"Warga tak ingin melihat sungai yang berada di depan rumahnya kotor. Warga dari dusun lain sekarang juga memakai metode ini," kata Samsul, Sabtu (8/9).

Samsul mengatakan, ikan tersebut dibeli dari hasil iuran warga dan pemuda. Setiap bulan warga wajib membayar iuran mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 100.000.

"Kami sebenarnya tak mematok uang iuran. Berapa pun kami terima. Tetap untuk pemuda biasanya Rp 20.000 sampai 100.000," ucapnya. 

Awalnya ia tak menyangka, antusias warga cukup besar. Mereka benar-benar ingin mengubah citra kumuh, lantaran sungainya dipenuhi sampah. Para pemuda langsung mendapatkan dana Rp 2.500.000.

"Dari hasil itu kami belikan ikan dan bibit ikan. Kami membelinya di Pare, Kediri, karena di sana pusatnya jual beli bibit ikan. Selain itu kami juga membeli perlengkapan seperti jaring dan makanan," katanya.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved