Berita Tuban

Wilayah Kekeringan di Tuban terus Bertambah, Kini Menjadi 10 Kecamatan

Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Tuban, sebelumnya 28 desa di 8 kecamatan turut terdampak kekeringan.

Wilayah Kekeringan di Tuban terus Bertambah, Kini Menjadi 10 Kecamatan
pixabay
Ilustrasi 

SURYA.co.id | TUBAN - Musim kemarau masih terus berlangsung. Dampaknya, kekeringan terus meluas disejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Tuban.

Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Tuban, sebelumnya 28 desa di 8 kecamatan turut terdampak kekeringan.

Kini jumlahnya bertambah menjadi 33 desa di 10 kecamatan.

Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono mengatakan, kekeringan memang masih terus terjadi. Bahkan, untuk wilayah terdampak juga terus bertambah.

"Ya sekarang bertambah dua kecamatan, Kecamatan Soko dan Rengel," ujarnya kepada wartawan, Jumat (7/9/2018).

Joko menjelaskan, untuk Kecamatan Soko ada di Desa Jati, dan untuk Kecamatan Rengel ada di Desa Sawahan.

Sebelumnya terdata, Kekeringan terjadi di Desa Sambongrejo, Genaharjo, Jadi, Prunggahan Kulon di Kecamatan Semanding.

Selain itu, ada Desa Ngandong, Grabagan, Gesikan, Waleran di Kecamatan Grabagan.

Lalu Desa Gaji, Sidonganti, Kecamatan Kerek. Kemudian, Desa Medalem, Sendang, Wanglukulon, Wangluwetan, Jatisari, Rayung, Sidoharjo, Leran, Kecamatan Senori.

Selanjutnya, Desa Kedungjambangan, Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan.

Berikutnya, Desa Brangkal, Parangbatu, Sembung, Sukorejo, Pacing, Kumpulrejo, Kecamatan Parengan.
Lalu Desa Sadang dan Bader, Kecamatan Jatirogo. Terakhir, Desa Guwoterus, Maindu dan Nguluhan, Kecamatan Montong.

"Sekarang sudah 33 Desa di 10 Kecamatan," pungkas mantan Camat Widang tersebut.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help