Berita Sidoarjo

Pasar Porong Sidoarjo yang Terbakar 2 Tahun lalu kini Dibangun Kembali, Sebesar ini Anggarannya

Kabar gembira bagi pedagang Pasar Porong Sidoarjo. Pemerintah sedang menyiapkan anggaran Rp 20 miliar untuk membangun pasar.

Pasar Porong Sidoarjo  yang Terbakar 2 Tahun lalu kini Dibangun Kembali, Sebesar ini Anggarannya
surya/m taufik
Kondisi kini Pasar Porong Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo anggarkan Rp 20 miliar untuk membangun kembali stan dan los pasar tersebut. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Kabar gembira bagi pedagang Pasar Porong Sidoarjo. Pemerintah sedang menyiapkan anggaran Rp 20 miliar untuk membangun pasar tersebut.

Alokasi anggaran sebesar itu bakal dimanfaatkan untuk membangun stan dan los pasar yang terbakar pada November 2016 silam.

"Pembangunannya bakal dilaksanakan tahun depan," kata Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Dana Riawati, Jumat (7/9/2018).

Dijelaskan, penganggaran terhadap pembangunan pasar ini berawal dari permintaan Bappeda Sidoarjo. Dari hitung-hitungan sementara, anggarannya sekitar Rp 20 miliar.

Anggaran pembangunan pasar tersebut bakal dimasukkan ke dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) 2019.

"Selanjutnya, program yang diusulkan itu akan dipaparkan detailnya ke Tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Termasuk konsep pembangunannya. Nah setelah disetujui, proyek akan berjalan tahun depan," urai dia.

Selama ini, para pedagang pasar Porong terus mendesak agar pasar tersebut dibangun. Mereka tak punya lahan berjualan sejak pasar tersebut terbakar dua tahun lalu.

Beberapa waktu lalu, paska kebakaran di sana, Pemkab Sidoarjo sempat mengajukan bantuan ke pemerintah pusat untuk pembangunan ini. Tapi tak kunjung ada kejelasan, dan pasar pun kondisinya memprihatinkan selama ini.

Pemkab Sidoarjo juga sempat membangun empat TPS (tempat penampungan sementara) untuk pedagang berjualan. Tapi TPS yang sudah tuntas dikerjakan tahun lalu itu tak kunjung dioperasikan.

Selama ini, pedagang berjualan dengan cara membangun sendiri lapak-lapak di area sisa kebakaran. Mereka berulang kali menanyakan pembangunan dan operasional TPS, tapi tak kunjung ada kejelasan.

Basori, seroang pedagang di sana menyebutkan, sejauh ini fasilitas TPS juga belum memadai. Salah satunya jaringan listrik belum terpasang di sana.

Terkait ini, Dana menyebut bahwa jaringan listrik bakal segera dipasang agar operasional TPS bisa segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Disebutnya, anggaran untuk itu diajukan lewat PAK tahun ini.

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved