Pilpres 2019

Mengapa Jatim Dianggap Strategis Untuk Pilpres 2019? ini Kata PDIP

Jatim menjadi tempat yang sangat strategis untuk perolehan suara dua Capres yang akan bertarung di Pilpres 2019. Apa alasannya?

Mengapa Jatim Dianggap Strategis Untuk Pilpres 2019? ini Kata PDIP
SURYAOnline/nuraini faiq
Presiden Jokowi memberikan sertifikat gratis kepada warga Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo JX Internasional Surabaya, Kamis (6/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYA.co.id | SURABAYA - Dua Calon Presiden RI, Joko Widodo dan Prabowo Subianto baru saja bersafari ke Jawa Timur pada hari Kamis (6/9/2018).

Diantara beberapa agenda safari tersebut, Jokowi mengunjungi kediaman KH Asep Saifuddin Chalim, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah di Mojokerto, dan KH Agus Ali Mashuri, Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat, Sidoarjo.

Sedangkan Prabowo memilih untuk berziarah ke beberapa makam ulama NU, mulai dari makam KH Hasyim Asy'ari, KH Wahid Hasyim, KH Abdurahman Wahid, KH Wahab Hasbullah, hingga KH Syaichona Cholil.

Ketua PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi, mengatakan bahwa Jawa Timur memang menjadi salah satu wilayah strategis sebagai penentu pemenangan kedua kedua Capres.

"62 persen penduduk Indonesia itu ada di Jawa, kalau terus kemudian ingin memenangkan suatu kontestasi harus bisa menguasai Jawa," kata Kusnadi, Jumat (7/9/2018).

Sedang Jawa Timur dengan jumlah penduduk lebih dari 38 juta jiwa menjadi wilayah nomor dua terpadat setelah Jawa Barat.

Selain itu, dengan jumlah kabupaten/kota sebanyak 38 kabupaten/kota, Jawa Timur menjadi provinsi terbesar di Indonesia.

"Maka, sebagai wilayah yang nomor dua terpadat penduduknya merupakan wilayah strategis untuk pemilihan nanti," kata Kusnadi.

Sedangkan kunjungan kedua Capres yang memilih untuk mengunjungi kalang religius, menurut Kusnadi adalah menyesuaikan kondisi sosial masyarakat di Jawa Timur.

"Jawa Timur ini mayoritas terbesar warganya Nahdliyyin sampai 70 sampai 80-an persen, dan perlu diambil hatinya," kata Kusnadi.

"Karena tidak bisa door to door satu persatu, maka caranya adalah mengambil hati para tokohnya, para ulama dan kiai dengan satu harapan warganya juga akan bisa diambil simpatinya," lanjutnya.

Tags
pilpres
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved