Berita Tulungagung

Menang Gugatan Atas Gunung Bolo Tulungagung, Perkumpulan Rukun Sejati Akan Banding, Ini Alasannya

Dalam putusannya, majelis hakim memenangkan Yayasan Rukun Sejati. Namun ternyata mereka tidak serta merta menerima putusan itu. Ini alasannya

Menang Gugatan Atas Gunung Bolo Tulungagung, Perkumpulan Rukun Sejati Akan Banding, Ini Alasannya
surya/david yohannes
Gunung Bolo yang menjadi sengketa Perkumpulan Rukun Sejati dan Pemerintah Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman. 

Sebab hasil putusan majelis hakim harus dirapatkan antara Pemerintah Desa Bolorejo, dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.

Namun Disna secara pribadi sepakat untuk melakukan banding, salah satunya karena menilai putusan hakim kurang cermat.

“Senin saya akan ke pengadilan, nanti akan saya kabari lagi,” ucapnya.

Konflik ini bermula saat Pokdarwis Bolowood menyulap area makam Gunung Bolo menjadi lokasi wisata.

Padahal area ini sudah sejak zaman Belanda dijadikan makam Tionghoa, di bawah Perkumpulan Rukun Sejati.

Mereka mempunyai bukti izin pengelolaan lahan pemakaman ini dari pemerintah Hindia Belanda, berupa eigendom 44 mencakup luas tanah 54.060 meter persegi dan eigendom 145 mencakup luas tanah 44.570 meter persegi

Pokdarwis Bolowood didukung pemerintah Desa Bolorejo memungut uang tiket kepada pengunjung area wisata baru ini.

Termasuk kepada para peziarah, yang keluarganya dimakamkan di gunung ini.

Perkumpulan Rukun Sejati menggugat, dan meminta kembali pengelolaan Gunung Bolo sepenuhnya.

Sebagai tergugat satu adalah Pemerintah Desa Bolorejo, dan tergugat dua Pokdarwis Bolowood.

Sedangkan turut tergugat satu adalah Pemerintah Desa Wonokromo Kecamatan Gondang, turut tergugat dua Kantor Pertanahan Tulungagung dan turut tergugat tiga Dinas Pariwisata

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help