Berita Tulungagung

Pria Tulungagung Tipu Rekannya Rp 38,5 Juta. Kedoknya Terbongkar saat Sang Anak Tak Digaji 7 Bulan

Pria Tulungagung tipu rekannya hingga Rp 38,5 Juta. Kedoknya terbongkar saat sang anak tak terima gaji selama 7 bulan.

Pria Tulungagung Tipu Rekannya Rp 38,5 Juta. Kedoknya Terbongkar saat Sang Anak Tak Digaji 7 Bulan
pixabay
Ilustrasi uang koin 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Seorang pegawai Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tulungagung, Romhaji (50) dilaporkan ke polisi.

Sebab warga Desa Karanganom, Kecamatan Kauman ini diduga melakukan penipuan dengan modus bisa memasukkan orang bekerja di Pemkab Tulungagung.

Korbannya adalah temannya sendiri, Abdul Hadi (47) warga Dusun Bendil, Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Tulungagung.

Awalnya Romhaji menawari Dipta Putra, anak Abdul Hadi bekerja di Pemkab Tulungagung, pada 15 Mei 2017.

Syaratnya membayar uang sebesar Rp 38,5 juta.

Bapak dan anak ini kemudian setuju dengan tawaran Romhaji.

"Uang sebesar Rp 38,5 juta itu kemudian dicicil dua kali," terang Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Sumaji, Kamis (6/9/2018).

Pada 17 Mei 2017, Romhaji menerima Rp 30 juta dari Hadi.

Hadi kemudian melunasi kekurangan uang itu pada 19 Juli 2017, sebesar Rp 8.500.000.

Lima hari berselang, Dipta mulai bekerja di Pemkab Tulungagung.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved