Berita Ekonomi Bisnis

Penjualan Dolar AS di Bank Mandiri dalam 3 Hari Terakir Tidak terlalu Signifikan

Masyarakat yang menjual dolar AS di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Regional VIII/Jawa 3 dalam tiga hari terakhir tidak mengalami kenaikan signifikan.

Penjualan Dolar AS di Bank Mandiri dalam 3 Hari Terakir Tidak terlalu Signifikan
SURYAOnline/sri handi lestari
R Erwan Djoko, Kepala Bank Mandiri Regional VIII/Jawa 3 di sela pembukaan pameran Mandiri Property dan Auto Expo 2018 di Convention Hall Grand City, Surabaya, Kamis (6/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Masyarakat yang menjual dolar AS di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Regional VIII/Jawa 3 dalam tiga hari terakhir tidak mengalami kenaikan signifikan.

Hal ini diakui Kepala Bank Mandiri Regional VIII/Jawa 3 R Erwan Djoko di sela pembukaan pameran Mandiri Property dan Auto Expo 2018 di Convention Hall Grand City, Surabaya, Kamis (6/9/2018).  

"Bahkan dalam tiga hari terakhir ini, nilai tukar sudah stagnan, tidak fluktuatif lagi, dan masyarakat yang menjual dolar ke perbankan tidak signifikan kenaikannya," jelas dia. 

Lebih lanjut Erwan menyebutkan, tidak ada masyarakat yang memanfaatkan momentum pelemahan nilai tukar rupiah ini dengan melakukan penukaran sebanyak-banyaknya. Mereka masih bertransaksi valuta asing secara normal. Terutama untuk kebutuhan ekspor dan impor.

"Saat ini pemerintah juga sudah melakukan intervensi dengan meminta peningkatan ekspor. Dan itu terus dilakukan dan diupayakan agar menjada ekonomi internal tetap stabil," lanjut Erwan.

Terkait dengan pameran yang digelar Bank Mandiri ini, juga untuk menunjukkan bila kinerja perbankan sehat dan masih memberikan porsi kepada masyarakat untuk memanfaatkan akses promo suku bunga kredit KPR yang hanya satu digit.

"Kami optimis melihat sektor konsumsi yang masih positif. Sehingga dengan kegiatan yang kami gelar ini, bisa memberi imbas positif dan nilai lebih dari segmen properti dan automotif untuk mendorong sektor terkait," ungkap Erwan..

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help