Berita Gresik

Penggeledahan Dispora Gresik, Kepala Kejari Angkat Bicara. Begini Katanya

Dari dugaan korupsi Dispora Gresik itu diduga ada kerugian negara sebanyak Rp 200 Juta.

Penggeledahan Dispora Gresik, Kepala Kejari Angkat Bicara. Begini Katanya
surya/sugiyono
Penyidik Pidsus Kerjari Gresik membawa berkas usai mengeledah Kantor Dispora Gresik, Kamis (6/9/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Gresik di Jalan Veteran Desa Segoromadu Kecamatan Kebomas area Gelora Joko Samudro (Gejos), Kamis (6/9/2018).

Kepala Kejari (Kajari) Gresik, Pandoe Pramoekertika, menjelaskan penggeledahan di Kantor Dispora Gresik itu untuk mencari dokumen terkait dugaan korupsi oknum PNS di Dispora.

Dari hasil penggeledahan, ada dugaan korupsi di Dispora Gresik berupa potongan anggaran sebesar 5 persen dari kegiatan pada 2017 dari total anggaran Rp 5 Miliar.

Kegiatan yang dicurigai terdapat tindak pidana korupsi yaitu kegiatan Gowes Pesona Nusantara, Car Free Day dan Paskibraka. Dari dugaan korupsi itu diduga ada kerugian negara sebanyak Rp 200 Juta.

"Dari estimasi sementara, kerugian negara sekitar Rp 200 juta. Nanti, akan dihitung lagi berapa total kerugian negara dari dugaan korupsi itu," kata Pandoe dengan didampingi Humas Kejari Gresik Marjuki, Kamis (6/9/2018).

Penggeledahan Kantor Dispora Kabupaten Gresik itu atas laporan masyarakat adanya dugaan korupsi pada 2017 dari tiga kegiatan.

"Penyelidikan ini dari laporan masyarakat dan baru diselidiki. Untuk mencari data-data kegiatan tersebut diperlukan penggeledahan," imbuhnya, usai pres konferens.

Dari penggeledahan itu, ada dua saksi yang dimintai keterangan, yaitu Kepala Sekretariat Dispora Gresik Agus Setya Prambudi dan Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan Dispora Sulyono.

"Kedua orang ini diminta untuk menyaksikan dokumen hasil penggeledahan. Nanti yang sesuai dengan perkara akan diambil dan yang tidak sesuai akan dikembalikan," katanya.

Namun, dadi penggeledahan itu, Kejari Gresik belum menentukan tersangka.

"Belum-belum," pungkasnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help