Berita Bojonegoro

Pemkab Bojonegoro Anggarkan Rp 200 Juta untuk Atasi Kekeringan di Lima Kecamatan

Nilai anggaran yang sudah ditetapkan tersebut belum keseluruhan terserap, karena baru digunakan di sejumlah wilayah terdampak.

Pemkab Bojonegoro Anggarkan Rp 200 Juta untuk Atasi Kekeringan di Lima Kecamatan
surabaya.tribunnews.com/sugiyono
Ilustrasi, lahan padi milik petani yang mulai mengering. 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Musim kemarau telah melanda sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Bojonegoro.

Di Bojonegoro, setidaknya terdapat lima kecamatan terdampak bencana kekeringan.

Namun tidak sepenuhnya desa di tiap-tiap kecamatan itu terdampak, hanya beberapa desa.

Pemkab Bojonegoro juga telah mengalokasikan anggaran untuk kekeringan di musim ini. Nilainya mencapai ratusan juta.

"Untuk kekeringan musim ini kita siapkan anggaran Rp 200 juta," kata Plt kepala pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro, Nadif Ulfa dikonfirmasi Surya, Kamis (6/9/2018).

Lebih lanjut Ulfa menjelaskan, dari nilai anggaran yang sudah ditetapkan tersebut belum keseluruhan terserap, karena baru digunakan di sejumlah wilayah terdampak.

Selain itu, musim kekeringan juga masih terjadi. Sehingga dana ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Belum terserap sepenuhnya, untuk droping air bersih baru beberapa daerah," pungkas Ulfa mengakhiri.

Berikut data kekeringan sementara di Kabupaten Bojonegoro.

1. Kecamatan Temayang melanda Desa Bakulan.

2. Kecamatan Sukosewu melanda Desa Sumberjokidul.

3. Kecamatan Sumberejo melanda Desa Tlogohaji.

4. Kecamatan Ngasem melanda Desa Tengger.

5. Kecamatan Ngraho melanda Desa Sugihwaras dan Desa Jumok.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help