Pilpres 2019

Jokowi-Prabowo 'Barengan' ke Jatim, Pakar Politik Nilai Suara Jatim Jadi Penentu di Pilpres

Suko Widodo mengatakan Jawa Timur memang sangat potensial dan menjadi penentu dalam Pilpres 2019.

Jokowi-Prabowo 'Barengan' ke Jatim, Pakar Politik Nilai Suara Jatim Jadi Penentu di Pilpres
istimewa
Pakar komunikasi politik Universitas Airlangga, Suko Widodo 

Suko Widodo menilai pihak Prabowo pasti ingin menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Indonesia sekarang sedang terpuruk.

Sedangkan Pak Jokowi sebagai pertahanan pasti ingin menyampaikan bahwa kondisi perekonomian sedang aman.

"Ibarat tinju, pesan politiknya yang satu bertahan. Satunya Pak Prabowo pasti akan menyerang," kata Suko.

Lebih dari itu kedatangan keduanya ke Jawa Timur menurut Suko adalah ingin menyapa masyarakat di Jawa Timur yang nantinya akan menjadi pemilik strategis dalam Pilpres 2019.

Dilihat dari elemen yang didatangi, tentu saja keduanya ingin menyampaikan dan menawarkan gagasan yang Intinya bisa menggalang dukungan dalam momen politik demokrasi tahun depan.

Selain itu, Suko mengatakan persebaran kekuatan politik di Jatim sendiri jika merujuk Pileg 2014 dan Pilgub 2018, cukup unik.

Karena kekuatan koalisi di Pusat tidak segaris waktu Pilgub Jatim. Di sinilah kerumitan akan dihadapi timses kedua pihak.

"Dari awalnya kawan kini jadi lawan. Dan sebaliknya, jika waktu pilgub ada parpol berlawanan, kini menjadi berkoalisi. Ini perkara yang tidak gampang dan apalagi Pilpres berbarengan dengan pileg," katanya.

Menanggapi kunjungan keduanya ke pondok pesantren, Suko menganggap pondok pesantren masih akan menjadi area yang dianggap punya daya kekuatan politik. Minimal akan dijadikan klaim kekuatan.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved