Pilkada Sampang

Ada Putusan MK, Polres Sampang Kerahkan Brimob untuk Jaga Rumah Pasangan Calon

Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman menerjukan 200 anggota Brimob. Tak hanya itu, dua kendaraan taktis (rantis) juga didatangkan dari Polda Jatim.

Ada Putusan MK, Polres Sampang Kerahkan Brimob untuk Jaga Rumah Pasangan Calon
Tribunnews.com/Gita Irawan
Ratusan Brimob bersenjata lengkap keluar dengan berjalan tiga baris menuju RS Bhayangkara Brimob Kelapa Dua Depok sekitar pukul 09.30 WIB pada Rabu (9/5/2018). 

SURYA.co.id | SAMPANG – Kapolres Sampang,  AKBP Budhi Wardiman langsung bergerak cepat setelah mengetahui putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Putusan MK tersebut berisi memerintahkan Sampang'>KPU Sampang melakukan pemungutan suara ulang (PSU) di 1.450 tempat pemungutan suara (TPS).

AKBP Budhi Wardiman menerjukan 200 anggota Brimob. Tak hanya itu, dua kendaraan taktis (rantis) juga didatangkan dari Polda Jatim.

Baca: Komisioner KPU Sampang Kelabakan Tahu MK Perintahkan Pemungutan Ulang di 1.450 TPS

Baca: Langkah KPU Jatim Terkait Pilkada Sampang yang Harus Diulang

Pasukan Brimob dan rantis itu untuk mengamankan sejumlah titik di Sampang.

Beberapa titik yang dianggap rawan dan vital serta perlu dijaga petugas adalah kantor Sampang'>KPU Sampang, kantor Bawaslu Sampang, kantor Kecamatan Ketapang, dan beberapa tempat lainnya.

Begitu juga di rumah pasangann ketiga calon, yakni H Slamet Junaidi-H Abdullah Hidayat (Jihat), H Hermanto Subaidi- H Suparto (Mantap), dan pasangan nomor urut tiga, H Hisan – H Abdullah Mansur (Hisbullah) dijaga aparat keamanan.

Menurut AKBP Budhi Wardiman, begitu keputusan MK itu keluar,  pihaknya selain meminta bantuan Brimob juga langsung rapat dan koordinasi dengan Pemkab Sampang, Sampang'>KPU Sampang dan Bawaslu Sampang untuk menyikapi hasil keputusan MK itu.

Dikatakan, pada saat Pilkada Sampang yang digelar serentak Rabu (27/6/2018) lalu, dari sebanyak 1.540 TPS anggota yang diterjunkan sekitar 1.000-an personel.

Namun, menghadapi pemungutan suara ulang (PSU) ini, tentu jumlah anggota yang disiapkan berlipat ganda.

Baca: Ini Kekurangan Logistik Pilpres Yang Diajukan KPU Sampang ke Pusat

Menurut Kapolres Budhi Wardiman, karena saat ini PSU ini hanya di Sampang, maka bisa jadi jika pilkada lalu satu polisi ada yang menjaga satu TPS hingga tiga TPS, maka nantinya dalam setiap TPS, akan ditempatkan dua atau tiga petugas, terutama di TPS yang dipersoalkan itu.

“Paling tidak, anggota yang kami butuhkan untuk mengamankan proses pelaksanaan PSU Pilkada Sampang ini, berkisar antara 4.000 personel hingga 5.000 personel.

Tentunya kami minta bantuan ke Polda Jatim dan polres di seluruh Jatim, termasuk bantuan TNI,” ungkap Budhi Wardiman.

Penulis: Muchsin
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help