Berita Pasuruan

Pelatihan SIM Untuk Melaut Gratis Tak Banyak Diminati Nelayan Pasuruan

Hingga awal September ini belum satupun nelayan yang mendaftar di Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan.

Pelatihan SIM Untuk Melaut Gratis Tak Banyak Diminati Nelayan Pasuruan
surya/galih litartika
Aktivitas nelayan di Pasuruan saat melaut. 

Namun, ia menyayangkan tidak adanya minat dari nelayan di sini untuk memiliki SIM.

Padahal keuntungan memiliki SIM nelayan ini, sangat banyak.

Nantinya para nelayan yang menerima SIM itu bisa menggunakannya dan bekal bekerja di laut lepas.

"Hingga akhir Agustus lalu, tidak ada satu pun nelayan di Kabupaten Pasuruan yang berminat untuk mengikuti pelatihan," tambahnya.

Dikatakan dia, upaya sosialisasi dari Dinas Perikanan sudah dilakukan maksimal, baik langsung kepada nelayan ataupun kelompok nelayan.

Ia menilai, ada faktor yang membuat nelayan ini tidak berminat membuat SIM melaut ini.

"Kami akan melakukan pendekatan lagi kepada nelayan supaya mereka tertarik untuk mengikuti pelatihan SKK ini. Karena waktu dan kesempatan untuk mendapatkan SIM nelayan gratis ini sampai akhir tahun. Kami akan upayakan semaksimal mungkin," tambahnya.

Harnadi, salah satu nelayan di Kota Pasuruan mengatakan, saat ini SIM nelayan belum dibutuhkan untuk nelayan.

Selain itu, untuk ikut pelatihan sebelum mendapatkan SIM juga terlalu lama yakni seminggu.
Waktu seminggu bagi dia, bisa dimanfaatkan maksimal untuk melaut dan mendapatkan uang.

"Karena waktu pelatihannya cukup lama, akibatnya nelayan masih mikir-mikir juga. Saya bisa jadi nelayan karena turunan orangtua dan ilmu yang diterapkan cenderung otodidak," tutupnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved