Berita Ekonomi Bisnis

Menjadi Wirausawahan Sukses: Perlu Bekal dan Pengalaman Praktis

“Karena itu, ide saja tidak cukup, perlu bekal ilmu, serta pengalaman praktis,“ kata Helmy Yahya.

Menjadi Wirausawahan Sukses: Perlu Bekal dan Pengalaman Praktis
foto: ist
Helmy Yahya (baju merah) di antara para juri dan mentor kompetisi wirausaha Diplomat Success Challenge (DSC) ke-9. 

Kompetisi dan Jejaring

DSC bukan hanya kompetisi, tapi juga jejaring. Para pemenang DSC, dari tahun ke tahun, yang terhimpun dalam Diplomat Entrepreneur Network (DEN), bisa saling berkomuninasi. Bahkan mereka pun bisa berkonsultasi dengan Dekom.

"Kami masih sering intensif berkomunikasi, juga membimbing mereka untuk pengembangan bisnisnya. Kami bahkan kerap mengadakan pertemuan berkala saling mendukung usaha satu sama lain,“ kata Helmy.

Dari hasil pertemuan dan bimbingan itu, Dekom bahkan bersedia membukakan akses pasar mereka. Misalnya Andi Restu Wibowo, grand finalist (Central Region) DSC, Seasons 3, tahun 2012, yang usahanya di bidang produksi pupuk organik dari Blora, Jawa Tengah. Mengetahui kebutuhannya bekerjasama dengan petani mitra.

“ Kami menjembatani Andi dan para petani cabai mitra binaannya dengan PT Indofood Sukses Makmur,“ ungkapnya.

Hal yang menjadi perhatian khusus pelaksanaan DSC selama beberapa tahun terakhir menurut Helmy, adalah aneka usaha yang bergerak di bidang pertanian dan kelautan akan lebih diutamakan, karena mereka mampu menciptakan lapangan kerja bagi banyak orang.

Ini menjadi concern para Dekom, mengingat  masalah yang dihadapi Indonesia saat ini, adalah semakin sempitnya lapangan pekerjaan, sementara tingkat pendidikan dan keahlian para petani dan nelayan juga masih rendah. 

“Sesuai tujuan DSC, kami  memberi kesempatan kepada kaum muda Indonesia yang berani berwirausaha, sekaligus juga dapat memberi dampak pada lingkungan sekitar,“ katanya.

Penulis: Yoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved