Berita Pasuruan

Dua Minggu, Polres Pasuruan Ungkap 1.759 Kasus dengan Jumlah Tersangka 1.771 Orang

Selama dua minggu, Koprs Bhayangkara berhasil mengungkap 1.759 kasus dengan total tersangka mencapai 1.771.

Dua Minggu, Polres Pasuruan Ungkap 1.759 Kasus dengan Jumlah Tersangka 1.771 Orang
surya/galih lintartika
Puluhan tersangka hasil ungkap Ops Cipta Kondisi (Cipkon) II Semeru 2018 Polres Pasuruan, Rabu (5/9/2018). 

SURYA.co.id | PASURUAN – Polres Pasuruan merilis hasil ungkap Ops Cipta Kondisi (Cipkon) II Semeru 2018 periode 20 Agustus – 3 September 2018, Rabu (5/9/2018) sore.

Selama dua minggu, Koprs Bhayangkara berhasil mengungkap 1.759 kasus dengan total tersangka mencapai 1.771.

Hasil ini membuat Polres Pasuruan berhasil mendapatkan ranking se-Jajaran Polda Jawa Timur.
Untuk ungkap kasus judi, Polres Pasuruan berhasil menjadi nomor 1 se-jajaran Polda Jatim dengan ungkap 10 kasus dan 14 tersangka.

Untuk kasus Curas, Polres Pasuruan juga berhasil mendapatkan nomor 1 di ranking jajaran Polda Jatim, dengan berhasil mengungkap lima kasus curas dengan enam orang tersangka.

Untuk kategori curat, Polres Pasuruan menduduki posisi nomor 2 dengan ungkap delapan kasus dan 11 orang tersangka.

Sedangkan untuk kategori narkoba, Polres Pasuruan mendapatkan peringkat keempat dengan total ungkap 10 kasus dan 11 tersangka.

Untuk kasus yang paling banyak ditindak di Polres Pasuruan adalah kasus premanisme.

Selama dua minggu, Polres Pasuruan menangkap 1.698 orang yang diduga terlibat kasus premanisme.

Saat ini, para pelaku premanisme ini sudah dibina dan diberikan pemahaman.

Selama dua minggu ini, Polres Pasuruan juga banyak menyita barang bukti diantaranya, 1 mobil pikap, 4 sepeda motor, uang tunai Rp 1,6 juta, sabu 5,46 gram, 9 handphone, 2 pisau, 1.000 botol miras dari segala jenis, dan masih banyak lagi.

Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono menjelaskan, hasil ungkap sebanyak ini berkat kerjasama masyarakat dengan kepolisian.

Prinsipnya, pihaknya akan memberantas semua bentuk tindak kejahatan yang meresahkan dan merugikan masyarakat.

Ia sudah menyampaikan ke anggota, ada atau tidak sandi atau operasi dari pimpinan, upaya untuk ungkap kejadian kasus kejahatan harus terus dilakukan.

Artinya, hasil ungkap sebanyak ini bukan hanya dilakukan saat ada Ops Cipkon seperti ini.

Tapi, Mantan Kapolres Lumajang ini secara tegas menyampaikan, hasil ungkap banyak juga selalu dilakukan oleh polsek dan anggota jajaran di sini.

“Akan kami lakukan sebaik mungkin. Kami akan tumpas semua kejahatan yang terjadi. Bahkan, kami juga akan upayakan maksimal untuk meminimalisir agar wilayah kami kondusif, aman dan nyaman,” kata Kapolres usai rilis.

Raydian, sapaan akrabnya, juga mengaku bersyukur karena dalam hasil ungkap ini, pihaknya juga berhasil mengungkap banyak kasus kejahatan yang menjadi atensi pimpinan, yakni Curas.

“Berani melakukan aksi curas di Pasuruan, akan kami tumpas. Kami akan sikat siapapun pelakunya. Ini bukti Polri dalam melayani dan mengayomi masyarakat,” tutupnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help