Badai Korupsi Kota Malang

Dua Cara Jitu Pakde Karwo Agar Badai Korupsi di Kota Malang Tak Terulang

Badai korupsi yang melanda eksekutif dan DPRD Kota Malang menyesakkan dada Aremania sebutan bagi warga Malang.

Dua Cara Jitu Pakde Karwo Agar Badai Korupsi di Kota Malang Tak Terulang
SURYA.co.id/Bobby Koloway
Gubernur Jatim, Soekarwo, bersama PJ Walikota Malang, Sutiaji, dan beberapa perwakilan partai politik pasca melakukan pertemuan di gedung negara Grahadi, Rabu (5/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Badai korupsi yang melanda eksekutif dan DPRD Kota Malang menyesakkan dada Aremania sebutan bagi warga Malang.

Sebanyak 41 anggota DPRD Kota Malang menjadi tersangka KPK dalam dugaan kasus korupsi suap pembahasan RAPBD 2015.

Bukan hanya anggota DPRD saja, wali kotanya pun terlibat dalam kasus tersebut. Kala itu, wali kota Malang masih dijabat oleh M Anton. Sekarang Anton yang akrabdipanggil Abah Anton ini sudah nonaktif.

Gubernur Jatim Soekarwo menyebut, masalah korupsi sebenarnya menyangkut integritas atau pribadi seseorang. 

Sehingga, sulit untuk dicegahnya, bahkan melalui sistem sekalipun. Apabila integritas seorang pejabat tersebut memang buruk, maka korupsi akan terjadi.

"Pelayanan kepada masyarakat bisa menggunakan IT. Tapi, kalau masalah integritas kan ora iso dadi mesin terus dilebokne dadane uwong (Namun, kalau masalah integritas kan tidak bisa dijadikan mesin kemudian dipasang di dadanya orang)," sindir Pakde Karwo.

Untuk mengatasi itu, Pakde menyarankan, pertama, supaya pemerintah daerah menerapkan e-new budjegting.

Menurut Pakde Karwo, e-new budjegting menjadi salah satu solusinya.

Misalnya, pada saat KUA PPAS, harga satuan dasar barang dan harga satuan lainnya telah terdata.

"Nah masalahnya, kasus ini kan berada di luar itu. Misalnya, soal pemerasan kan tidak bisa diantisipasi melalui sistem," kata Gubernur Jatim dua periode ini.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved