Berita Mojokerto

Sejoli yang Gugurkan Bayinya di Mojokerto Akhirnya Menikah di Tahanan. Suasananya Mengharukan

Pasangan yang menggugurkan bayinya di Tretes, Mojokerto, akhirnya menikah di tahanan. Suasana ijab kabul pun penuh isak tangis mengharukan.

Sejoli yang Gugurkan Bayinya di Mojokerto Akhirnya Menikah di Tahanan. Suasananya Mengharukan
surabaya.tribunnews.com/danendra kusumawardana
Cicik pingsan sebelum ijab kabul di Masjid Polres Mojokerto. Perempuan itu akhirnya dinikahkan dengan kekasihnya yang juga ditahan karena menggugurkan bayi mereka. 

Tak lama kemudian, Cicik yang tak sanggup menahan kesedihan saat matanya menatap dua orang tuanya, pingsan.

Dimas, yang berada di sampingnya lalu mendekap tubuh Cicik dari belakang agar tak terjatuh.

Suasana berubah menjadi panik, pihak keluarga membantu menahan tubuh Cicik.

Melihat hal itu, Tim medis Polres Mojokerto langsung datang dan membantu agar Cicik cepat siuman.

Cicik pun sadar setelah beberapa menit di beri penanganan oleh tim medis. Cicik kembali menegakkan posisi duduknya. Dimas kembali menenangkan Cicik, tangan Dimas menggenggam kedua pundaknya seraya membisikkan sesuatu.

Dirasa Cicik telah tersadar penuh, pihak keluarga menyerahkan akad nikah ke penghulu. Keyakinan Dimas untuk meminang Cicik telah diungkapkan sejak awal penangkapannya. Terbukti, dengan hanya satu tarikan nafas Dimas lancar mengutarakan kalimat ijab kabul. Seluruh saksi berkata: 'saaahhh'.

Baca: Bayi Baru Lahir Ditaruh di Jok Motor akhirya Tewas, Dimas - Cicik Setahun Menjalin Hubungan Kasih

Cicik dan ibundanya terlihat berurai air mata, tak lama usai Dimas melaksanakan ijab kabul. Wajahnya memerah. Matanya berubah sembab. Sesekali ia menyeka air mata dengan kedua tangannya. Tubuh Cicik kembali lemas. Duduknya tak tegap.

Sedang ibunda Cicik tak mampu menahan rasa kesedihan. Akhirnya, ibunda Cicik menyusul pingsan. Suasana semakin mengharu biru. Tangisan Cicik semakin tersedu.

Petugas medis kembali melakukan penanganan. Selang beberapa menit ibu Cicik siuman dan berteriak seakan melepaskan beban penyesalan. Lalu petugas membopong ibunda Cicik ke ruang PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) untuk ditenangkan.

Dalam prosesi ijab kabul tersebut, Cicik menerima mahar dari Dimas berupa uang tunai sebesar Rp 200.000.

Halaman
123
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help