Berita Surabaya

Pemalsuan Beras Premium, Polda Jatim : Sudah Disita dan Tak Ada Lagi di Pasaran

Satu karung beras premium merek palsu isi 25 kilogram berharga Rp 250 ribu. Rata-rata dalam sehari tersangka menjual paling sedikit satu ton.

Pemalsuan Beras Premium, Polda Jatim : Sudah Disita dan Tak Ada Lagi di Pasaran
surya/mohammad romadoni
Petugas kepolisian memperlihatkan beras merk premium yang dipalsukan 

SURYA.co.id | SURABAYA - Subdit I Tipid Indagsi (Industri Perdagangan) Ditreskrimsus Polda Jatim telah menyita 13 ton beras kualitas medium, bahan baku untuk dipalsukan menjadi beras premium merek MRI (Mentari) oleh tersangka Harianto warga Blimbing Kota Malang.

Kasubdit I Indagsi (Industri Perdagangan) Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Rama Samtama Putra menjelaskan tersangka menjual beras kualitas medium dijual tersangka menyerupai harga beras premium berharga Rp 10.000 per liter dan paling mahal Rp 12.000.

Untuk satu karung beras premium merek palsu isi 25 kilogram berharga Rp 250 ribu.

Rata-rata dalam sehari tersangka mampu menjual paling sedikit satu ton.

"Penjualan dan penyebaran beras premium merek palsu kualitas medium menyasar pasar tradisional di wilayah Jawa Timur," ujarnya saat dihubungi SURYA.co.id, Selasa (4/9/2018).

Rama mengatakan tersangka tidak hanya memalsukan dan menjiplak satu merek beras premium.
Tersangka bahkan diduga memalsukan lebih dari 9 merek beras premium yang telah beredar luas di khalayak umum.

Kendati begitu, pihak kepolisian telah mensurvei seluruh pasar yang ada di setiap daerah Jatim untuk memastikan beras premium merek palsu MRI (Mentari) tidak lagi beredar di pasaran.

"Masyarakat tidak perlu cemas karena beras premium yang dipalsukan tersangka sudah disita tidak ada lagi dipasaran," ungkapnya.

Sebelumnya, Subdit I Tipid Indagsi (Industri Perdagangan) Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar sindikat pemalsuan merek beras di gudang penyimpanan Kedung Kandang Kota Malang.

Dari penggerebekan itu berhasil disita beras merek palsu sebanyak 13 ton siap edar.

Polisi menangkap tersangka Harianto warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang yang merupakan pemilik gudang beras.

Tersangka menjual beras merek palsu itu di tokonya yang berada di kawasan gudang produksi beras.

Tersangka terbukti melanggar hukum tindak pidana mengenai memalsukan beras medium dengan kualitas premium.

Dia memalsukan merek yang juga diproduksi pelapor perwakilan CV Jodo berupa beras asli premium merek MRT (Mentari) di Gurah Kabupaten Kediri.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved