Berita Blitar

Jadi Area Parkir Liar, Dispora Pasang Portal di Akses Masuk Sport Center Kota Blitar

Dispora Kota Blitar memasang portal di akses masuk kawasan sport center untuk mencegah sepeda motor dan mobil masuk ke areal sport center.

Jadi Area Parkir Liar, Dispora Pasang Portal di Akses Masuk Sport Center Kota Blitar
surabaya.tribunnews.com/samsul hadi
Kondisi bangunan portal di akses masuk kawasan sport center kota Blitar, Selasa (4/9/2018). 

SURYA.co.id | BLITAR - Dinas Kepemudaan dan Olah Raga (Dispora) Kota Blitar memasang portal di akses masuk kawasan sport center. Pemasangan portal itu untuk mencegah sepeda motor dan mobil masuk ke areal sport center.

Kepala Dispora Kota Blitar, Juari mengatakan selama ini banyak keluhan soal sepeda motor dan mobil pengunjung yang parkir di areal sport center. Pengunjung memarkir kendaraan di jogging track yang ada di sport center. Kondisi itu membuat bangunan sport center rusak.

Untuk itu, Dispora mengusulkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar untuk memasang pagar sementara di akses masuk sport center. Pagar sementara itu untuk mencegah kendaraan pengunjung masuk ke areal sport center.

"Kami mengusulkan ke DPUPR karena pembangunan sport center belum diserahkan ke kami (Dispora), masih tahap pemeliharaan. Biar bangunannya tidak rusak kami minta DPUPR memasang pagar sementara di lokasi," kata Juari, Selasa (4/9/2018).

Baca: Pengendara Honda Jazz dan Pikap Adu Jotos di Simo Kalangan Surabaya. Sebabnya Sepele

Baca: Sejoli yang Gugurkan Bayinya di Mojokerto Akhirnya Menikah di Tahanan. Suasananya Mengharukan

Dikatakannya, kalau bangunan itu sudah diserahkan ke Dispora, pihaknya akan membangun pagar permanen di kawasan sport center. Dispora juga akan menambah pohon peneduh di lokasi agar terlihat asri. Selain itu, Dispora juga akan memasang lampu penerangan di sport center.

"Kami sudah punya rencana itu, tapi saat ini kami belum bisa mengusulkan anggaran untuk pembangunan pagar, pohon peneduh, dan lampu penerangan karena bangunannya belum diserahkan ke Dispora," ujarnya.

Saat ini, kondisi sport center tidak begitu terawat. Sejumlah tanaman liar mulai tumbuh di kawasan sport center. Kalau malam, kondisi sport center gelap. Belum ada penjaga di kawasan sport center. Hal itu yang menyebabkan kawasan sport center rawan untuk pesta miras dan pacaran saat malam.

"Kami juga meminta Satpol PP untuk merazia sport center tiap akhir pekan. Karena kawasan itu rawan digunakan pesta miras dan pacaran," katanya.

Sekadar diketahui, pembangunan sarana olah raga di sport center dibangun pada 2017. Pemkot mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,9 miliar dari APBD 2017 untuk pembangunan sejumlah sarana olah raga di sport center.

Lingkup pekerjaan pembangunan sport center meliputi pekerjaan skate park, lapangan basket, lapangan voli, lapangan sepak takraw, dan jogging track.

Di lokasi juga sudah ada lapangan untuk cabang olah raga panahan dan lapangan sepak bola. Selain itu, di lokasi juga sudah ada gedung pusat latihan untuk olah raga angkat besi. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved