Berita Ekonomi Bisnis

Bulog Jatim Gelontorkan Beras Medium 80,5 Ton untuk Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan

Bulog Divisi Regional Jawa Timur bersama instansi terkait memberangkatkan truk pengangkut beras medium ke pasar-pasar, Selasa (4/9/2018).

Bulog Jatim Gelontorkan Beras Medium 80,5 Ton untuk Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan
SURYAOnline/srihandi lestari
Kepala Bulog Divre Jatim, Muhamad Hasyim (ketiga dari kiri) berdampingan dengan Fattah Yasin (pegang bendera start), Asisten II Bidang Perekonomian Pemprov Jatim melepas truk yang membawa beras medium ke pasar-pasar dalam program Stabilitas Harga dan Ketersedian Pasokan beras Medium di Surabaya, Selasa (4/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perusahaan Umum (Perum) Bulog Divisi Regional Jawa Timur bersama instansi terkait memberangkatkan truk pengangkut beras medium ke pasar-pasar, Selasa (4/9/2018).

Dengan jumlah mencapai 80.500 kg atau 80,5 ton beras medium yang di pasaran memiliki Harga Eceran Tertinggi (HET) mencapai Rp 8.350 per kilogram (kg).

Kepala Bulog Divre Jatim, Muhammad Hasyim, mengatakan, kegiatan ini merupakan hasil instruksi dari Kementerian Perdagangan sebagai langkah untuk stabilitas harga dan ketersediaan stok beras medium di pasar.

"Meski secara umum di Jawa Timur, beras medium stok-nya masih aman," kata Hasyim, mendampingi Fatah Yasin, Asisten 2 Bidang Perekonomian Pemprov Jatim, yang akan aktif sebagai Kepala Dinas Perhubungan Jatim mulai 6 September 2018 itu.

Kegiatan stabilitas harga dan ketersediaan stok beras medium ini dilakukan secara serentak di Jawa Timur dari 13 sub Divre Bulog.

Langkah ini diharapkan bisa membuat masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan pasar di perum bulog.

"Harga juga tidak akan mengalami kenaikan, mungkin ke depan akan ada momen yang mempengaruhi kenaikan harga. Stok di Perum Bulog sangat cukup," jelas Hasyim.

Momen tersebut antara lain adanya fakta kekeringan sawah yang berpengaruh pada kenaikan harga. Lalu akhir panen berpengaruh terhadap harga, juga momen menjelang hari besar keagamaan yang akan datang, yaitu Natal dan Tahun Baru.

"Lewat kegiatan ini, kami tidak batasi, selain diadakan di 25 pasar umum, beras medium ini juga ada di RPK (Rumah Pangan Kami). Jumlah RPK kami ada 5.500. Berapapun kebutuhan beras medium, kami siapkan," ungkap Hasyim.

HET beras medium saat ini adalah Rp 9.450 per kg. Sementara beras yang digelontorkan Bulog ke pasar hanya Rp 8.350 per kg, bila diantar hingga ke tempat. Namun bila ambil sendiri di gudang bisa mendapatkan harga Rp 8.100 per kg.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help