Sambang Kampung Simomulyo

Warga RW 04 Simomulyo Bentuk Rumah Singgah Anak untuk Latih Ketrampilan

Di RW 4 Kelurahan Sumomulyo, Sukomanunggal rumah singgah anak merupakan wadah bagi anak-anak kampung untuk melatih ketrampilan.

Warga RW 04 Simomulyo Bentuk Rumah Singgah Anak untuk Latih Ketrampilan
surya/ahmad zaimul haq
BELAJAR BERSAMA - Salah satu kegiatan di rumah singgah RW 4 Simomulyo yaitu belajar bersama tentang berbagai minat anak diantaranya belajar robotika. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Rumah singgah anak identik sebagai penampungan anak-anak terlantar. Namun, di RW 4 Kelurahan Sumomulyo, Sukomanunggal rumah singgah anak merupakan wadah bagi anak-anak kampung untuk melatih ketrampilan dan minat yang diinginkan.

Berbeda dengan Karang taruna yang mewadahi aktivitas remaja hingga dewasa, rumah singgah anak ini mewadahi aktivitas anak mulai usia 5 hingga 15 tahun.

Siti Nurika, koordinator rumah singgah anak mengungkapkan kegiatan rumah singgah ini menyesuaikan permintaan anak-anak. Bahkan loasinya juga berpindah-pindah tergantung dari jumlah anak.

“Jadi kami memberi pelaihan dan tempat untuk anak-anak mengasah bakat dan ketrampilannya. Kadang saat mereka mau ikut lomba di sekolah atau di tempat lain mereka minta latihan di rumah singgah ini,” urainya.

Mulai dari menggambar, melukis, robotik, hingga menari dilakukan anak-anak di kampung ini. Bahkan anak-anak dari kampung lain juga turut serta berlatih di rumah singgah ini.

Memanfaatkan teras atau halaman rumah warga, kegiatan rumah singgah ini telah menghasilkan berbagai juara lomba.

“ada juara tari dan menggambar dari rumah singgah ini. Kadang kami mendatangkan pelatih, kadang juga anak-anak yang sudah bisa mengajari temna lainnya,”ujarnya.

Shanty Oktavia Utami , ibu PKK RW 4 mengungkapkan anak-anaknya juga turut melatih anak-anak di kampung. Dengan ketrampilan robotiknya, anak-anaknya biasa menjelaskan perangkat yang dibutuhkan untuk membuat robot.

“Kalau anak yang belajar robotik banyak,biasanya pindah ke rumah tetangga di gang lain atau di balai RW,” urainya.

Selain robotik, ia mnegungkapkan memiliki mainan lego lengkap. Sehingga tak jarang lego ini disediakan untuk permainan anak-anak kampung selama di rumah singgah.

Raihan Alif Sanjaya, siswa kelas 5 SD Al Azhar 11 menjadi salah satu anak yang mengajarkan robotik pada ana kampung. Menurutnya belajar robotik cukup menarik untuk ank seusinya. Ia juga tidka kesulitan menjelaskan pembuatan robot.

“Soalnya semua yang ikut biasanya memang suka bongkar-bongkar mesin mainan. Jadi bisa nyambung dijelasinnya,” ujarnya.

Raihan mengungkapkan sejak berdirinya rumah singgah anak pada 2017, ia bisa lebih banyak bermin dengan anak-anak dikampungnya. Selain itu setiap bermain di rumah singgah selalu dalam pengawasan orang tua, sehingga ia tidak perlu khawatir jika jauh dari rumah.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help