Berita Kediri

Setahun Penderita Tumor di Kediri hanya Diobati Daun Talas, Dinsos Diminta Proaktif Carikan Solusi

Mujianto (41) penderita tumor di wajah dan kini telah membesar kondisinya sangat memprihatinkan.

Setahun Penderita Tumor di Kediri  hanya Diobati Daun Talas, Dinsos Diminta Proaktif Carikan Solusi
surya/didik mashudi
Mujianto hanya tiduran di tempatnya dirawat bilik Polindes Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Senin (3/8/2018). 

SURYA.co,id | KEDIRI - Mujianto (41) penderita tumor di wajah dan kini telah membesar kondisinya sangat memprihatinkan. Pihak keluarga sudah tidak mampu merawat sehingga dititipkan di bilik Polindes Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Mujianto sendiri mengaku sangat ingin sembuh dari sakitnya. Namun pria yang sekarang sebatang kara itu tidak berdaya serta hanya berharap ada keajaiban untuk menyembuhkan penyakitnya.

"Saya sangat ingin sembuh dari sakit bengkak di wajah. Mudah-mudahan ada yang mau membantu," ungkap Mujianto di kasur tempatnya dirawat, Senin (3/8/2018).

Kondisi penyakit Mujianto sendiri sudah sangat parah. Akibat wajahnya bagian kanan yang membengkak sebesar bola mini telah mendesak bola matanya sebelah kanan tidak dapat berfungsi normal.

Untuk mengobatinya juga dilakukan secara tradisional dengan diberi sepotong daun talas. Pria itu berharap bengkak di wajahnya tidak semakin membesar dan tidak terasa sakit.

Penyakit tumor wajah yang diderita Mujianto sudah mulai dirasakan hampir setahun lalu. Semula bengkaknya memang tidak terlalu besar, namun karena tidak mendapatkan pengobatan medis, bengkak di separo wajahnya telah bertambah membesar. Bagian yang bengkak juga terasa sakit.

Mujianto kini hidup sebatang kara karena istrinya Isana (38) yang menjadi TKW sudah tidak sudi lagi merawatnya.

"Kami sudah lama pisah ranjang, tapi belum cerai," ungkapnya.

Sedang  keluarganya yang lain mengaku juga tidak dapat berbuat banyak karena faktor ekonomi, termasuk orangtuanya Pariatun (65) juga sudah pasrah karena tidak punya biaya untuk berobat anaknya.

Beruntung warga memberikan uluran tangan dengan menampung Mujianto di salah satu bilik Polindes. Di bilik sederhana ini, Mujianto hanya ditemani radio yang setiap hari menjadi sarana hiburannya.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved