Berita Malang Raya

Savana Bromo Terbakar, 300 Petugas dan Relawan Berjibaku Padamkan Api

Selain kerugian materiil, juga terdapat kerugian non materil seperti telur dan sarang burung yang ikut terbakar.

Savana Bromo Terbakar, 300 Petugas dan Relawan Berjibaku Padamkan Api
surya/rahadian bagus p
Bukit teletubbies di kawasan TNBTS saat terbakar tahun 2014 silam. 

SURYA.co.id | MALANG - Kepala Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) John Kenedie mengungkapkan kesedihannya saat melihat burung-burung yang bingung mencari sarangnya di savana Bromo.

Savana Bromo terbakar sejak Sabtu (1/9/2018) sehingga mengakibatkan banyak satwa yang tinggal di situ kehilangan tempat tinggalnya.

"Ada induk burung mencari sarangnya. Terbang-terbang di situ. Mungkin cari telor atau sarangnya. Kasihan saya melihatnya," ujar Kenedie, Senin (3/9/2018).

Kata John, kerugian akibat kebakaran itu tidak ternilai.

Pasalnya, selain kerugian materiil, juga terdapat kerugian non materil seperti telur dan sarang burung yang ikut terbakar.

Dijelaskannya, kebakaran pada awal September itu diketahui petugas TNBTS pada pukul 9.45 wib.

Kebakaran awalnya terjadi di daerah Blok Plentongan.

"Kalau daerah ini, awalnya api bukan dari wisatawan. Jadi penyebabnya bukan dari wisatawan karena bukan tempat pengunjung," ujar pria asal Palembang itu.

Diduga, penyebabnya adalah warga sekitar kawasan yang mengambil kayu bakar, burung, atau tanaman obat-obatan.

Api cepat membesar karena angin lumayan kencang.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help