Citizen Reporter

Pena Ini Mendeteksi Narkotika

Perpaduan campuran cairan dua ekstrak dijadikan tinta pada alat Si Penator. Tinta itu mampu mengikat senyawa kimia khusunya zat narkotika.

Pena Ini Mendeteksi Narkotika
ist

Berawal dari rasa keprihatinan melihat kasus penyalahgunaan narkoba khusunya di kalangan pelajar membuat dua siswa SMKN Rengel Tuban mencari solusi. Itu ditambah dengan makin gencarnya modus pengedaran narkoba pada beberapa makanan dan minuman yang dijual di sekolah maupun pasar-pasar tradisonal.

Miftahul Ghufroni dan Salsadilla Luluk Ariyani memberanikan diri untuk mencari solusi. Mereka menciptakan alat pendeteksi narkotika yang diberi nama Smart Ink Pen Narcotic Inspector (Si Penator).

Alat itu mampu mendeteksi kandungan zat narkotika dalam makanan maupun minuman. Selain itu desain alat yang sederhana menyerupai pulpen/ pena dirasa sangat cocok untuk diimplementasikan pada pelajar.

Langkah awal yang dilakukan adalah melakukan mini research yang dilakukan di Laboratorium IPA SMKN Rengel. Selain itu, mereka melakukan studi literatur tentang kandungan senyawa antosianin pada ekstrak buah naga dan senyawa kurkumin pada ekstrak kunyit.

Perpaduan campuran cairan dua ekstrak itu yang dijadikan tinta pada alat Si Penator. Tinta itu mampu mengikat senyawa kimia khusunya zat narkotika.

Alat itu juga diikutsertakan pada lomba Parade Cinta Tanah Air (PCTA) yang diadakan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. PCTA untuk dua kategori, yaitu tingkat perguruan tinggi dan tingkat SLTA sederajat seluruh Indonsesia.

Lomba berfokus pada inovasi maupun kreativitas generasi muda indonesia dalam menuangkan idenya dalam bentuk esai atau karya ilmiah. Temanya Wujudkan Generasi Muda Antinarkoba dan Cinta Tanah Air.

Rangkaian kegiatan lomba mulai dari sosialisasi yang dilaksanakan Mei 2018 di di SMAN 1 Tuban. Setelah itu, pengiriman karya ilmiah dengan deadline (20/8/2018) hingga sampai tahap grand final pada Selasa (28/8/2018) di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Dari sekitar 200 tim yang mendaftar pada tingkat sekolah SLTA se- Jawa Timur diseleksi menjadi 20 tim yang lolos ke babak presentasi final. SMK Negeri Rengel Tuban menjadi juara mengalahkan 19 tim lainnya dan berhak mewakili provinsi Jawa Timur untuk Lomba PCTA Tingkat Nasional di Bandung, September 2018.

Hidayat Rahman, Kepala SMK Negeri Rengel menyampaikan rasa bangganya dengan perjuangan para siswa. “Sekolah selalu memberikan support agar tim bisa menampilkan performa terbaiknnya,” katanya, Senin (20/8/2018).

Muhammad Nur Asy’ari
Guru SMK Negeri Rengel Tuban
mnurasyari@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help