Berita Gresik

Bos Pengembang Perumahan Alam Bukit Raya Gresik Divonis 3,5 Tahun Penjara

os pengembang Perumahan Alam Bukit Raya Gresik divonis majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik dengan hukuman 3 tahun 6 bulan penjara.

Bos Pengembang Perumahan Alam Bukit Raya Gresik Divonis 3,5 Tahun Penjara
surabaya.tribunnews.com/sugiyono
Ahmad Fatoni saat menjalani sidang di PN Gresik. Bos pengembang perumahan Alam Bukit Raya di Kebomas, Gresik tersebut divonis hukuman 3 tahun 6 bulan penjara, Senin, 3 September 2018 

SURYA.co.id | GRESIK - Bos pengembang Perumahan Alam Bukit Raya (ABR), Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik,  Ahmad Fathoni (57), divonis majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik dengan hukuman 3 tahun 6 bulan penjara.

Majelis hakim PN Gresik yang dipimpin Putu Gede Hariadi menyatakan bahwa terdakwa bersalah telah menyalahgunakan wewenang sebagai direktur utama PT Trisula Bangun Persada dan mengubah sertifikat tanah yang seharusnya milik perusahaan diganti dengan nama pribadi.

Perbuatan terdakwa mengakibatkan korban mengalami kerugian sebanyak Rp 1,4 Miliar.

Terdakwa Ahmad Fathoni dinyatakan bersalah melanggar Pasal 372 KUHP Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Menghukum terdakwa Ahmad Fathoni dengan hukuman penjara selama 3 tahun, 6 bulan sebab terbukti bersalah menyalahgunakan wewenang saat menjadi direktur utama," kata Putu Gede Hariadi, Senin (3/9/2018).

Putusan itu sebenarnya lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (KPU) Lila Yusrifa yang menuntut hukuman penjara terhadap terdakwa Ahmad Fathoni selama 4 tahun.

Atas putusan itu, jaksa pun menyatakan pikir-pikir.

"Pikir-pikir yang mulia," kata Lila.

Sedangkan kuasa hukum terdakwa Ahmad Fathoni mengatakan akan melakukan banding atas putusan majelis hakim. Sebab, dalam persidangan itu, pelapor yaitu Nyono Budiono tidak pernah didatangkan dalam persidangan.

"Keterangan saksi utama yaitu pelapor dugaan penggelapan barang perusahaan ini tidak pernah dihadirkan dalam persidangan. Padahal, keterangannya sangat penting," kata Ghaling.

Oleh karena itu, tim kuasa hukum Ahmad Fathoni akan banding.

"Kami diberi waktu tujuh hari untuk mempertimbangkan putusan hakim. Kita akan banding," imbuhnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved