Kuliner

Belut Goreng Tepung Asli Malang, Rasanya Kriuk Bikin Ketagihan

Belut goreng tepung juga cocok untuk jadi camilan selain jadi lauk. Rasanya kriuk bikin ketagihan

Belut Goreng Tepung Asli Malang, Rasanya Kriuk Bikin Ketagihan
kompas.com/Silvita Agmasari
Belur goreng kriuk produksi Si Belut Group, yang dirintis Puji Astuti. 

Berjualan belut goreng tepung sejak 2001, menurut Puji, mengalami perubahan yang signifikan. Khususnya dari segi harga bahan baku.

"Awal jualan saya ingat harga belut sekilo itu Rp 5.000. Sekarang sekilo Rp 60.000. Susah juga dapat belutnya," kata Puji.

Ia mengatakan jumlah sawah di daerah Malang yang berkurang drastis selama 18 tahun menjadi penyebab kelangkaan belut.

Untuk mengakali harga bahan baku yang terus naik, mau tidak mau Puji harus menaikkan harga jual.

Awal berjualan ia menjual belut goreng tepung Rp 2.000 satu porsi

Selain harga bahan baku yang naik, Puji mengaku ia kini tidak bisa memilih ukuran belut.

Dahulu belut yang ia beli yang berukuran kecil saja.

"Soalnya kalau belut yang besar besar itu orang sering geli karena bentuknya kayak ular. Jadi sekarang saya mengakali saya potong-potong belutnya kemudian digeprek," jelas Puji.

Ia mengaku mengolah belut tidak sulit.

Hal yang harus diperhatikan adalah menghilangkan lendir belut sampai benar-benar bersih.

Halaman
123
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved